faktakalbar

Mengapa Kita Harus Merayakan 16 HAKTP? Ini Alasannya

Penulis: Redaksi Tuesday, 09 December 2025 📖 2 menit
Mengapa Kita Harus Merayakan 16 HAKTP? Ini Alasannya
Faktakalbar.id, LIFESTYLE - Peringatan 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (16 HAKTP) menjadi momentum global untuk menegaskan kembali komitmen terhadap upaya penghapusan kekerasan berbasis gender. Kampanye yang berlangsung setiap 25 November hingga 10 Desember ini menjadi pengingat bahwa kekerasan terhadap perempuan masih menjadi persoalan serius yang membutuhkan perhatian bersama. Situasi tersebut menjadi alasan mengapa peringatan ini harus dirayakan. Kekerasan Terhadap Perempuan Masih Terjadi Setiap Hari Banyak perempuan yang memilih diam karena takut, malu atau tidak percaya dengan sistem. Walaupun hukum sudah ada, kasus kekerasan terhadap perempuan tetap muncul, yang paling sering terjadi adalah kekerasan seksual. Baca Juga: Aksi Aliansi Perempuan Indonesia di Depan Gedung DPR RI, Tuntut Prabowo Hentikan Kekerasan Korban Butuh Suara dan Kita Perlu mendengarkan Banyak pengalaman perempuan kerap terpinggirkan dan tidak memperoleh ruang aman untuk disampaikan. Momentum ini mendorong masyarakat untuk mendengarkan dan memvalidasi pengalaman mereka. Kesadaran publik merupakan langkah awal yang penting untuk memutus siklus kekerasan. Mendorong Perubahan Kebijakan dan Sistem 16 HAKTP mengingatkan bahwa perubahan sistemik membutuhkan tekanan dan dukungan publik secara konsisten. Fungsinya adalah sebagai penggerak agar memperkuat upaya advokasi , termasuk perbaikan regulasi, peningkatan layanan pendampingan, serta akuntabilitas institusi dalam menangani kasus kekerasan. Penguatan Edukasi dan Pencegahan Minimnya pengetahuan mengenai bentuk kekerasan, mekanisme pelaporan, dan layanan pendampingan membuat banyak korban tidak mengetahui haknya. Momen perayaan ini berperan besar dalam meningkatkan literasi masyarakat mengenai isu kekerasan berbasis gender. Membangun Solidaritas Komunitas Peringatan 16 HAKTP menunjukkan bahwa korban tidak berdiri sendiri. Solidaritas masyarakat membantu mengurangi stigma dan meningkatkan keberanian korban untuk mencari pertolongan. Dukungan kolektif menjadi fondasi penting dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi perempuan. Baca Juga:  Lebih dari Sekadar Tontonan: 4 Film Wajib untuk Memahami Kampanye 16 HAKTP Bagian dari Gerakan Global Dirayakan di lebih dari 180 negara sejak 1991, perayaan ini menghubungkan berbagai komunitas lokal dengan perjuangan global untuk menghapus kekerasan terhadap perempuan. Partisipasi masyarakat menegaskan bahwa isu kekerasan adalah persoalan bersama yang melampaui batas geografis. Merawat Ingatan dan Menolak Normalisasi Kekerasan Dengan memperingati 16 HAKTP setiap tahun, masyarakat diajak untuk tidak mengabaikan atau menormalisasi kekerasan terhadap perempuan. Merawat ingatan bersama menjadi salah satu cara untuk memastikan bahwa perjuangan ini terus berlanjut. (*Sari)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK