Marak Modus Tangki Modifikasi di Kubu Raya, Pertamina Perketat Pengawasan Digitalisasi SPBU
Faktakalbar.id - Penyalahgunaan bahan bakar minyak bersubsidi jenis Pertalite menggunakan armada kendaraan bertangki modifikasi masih marak terjadi di wilayah Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.
Faktakalbar.id - Penyalahgunaan bahan bakar minyak bersubsidi jenis Pertalite menggunakan armada kendaraan bertangki modifikasi masih marak terjadi di wilayah Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.
Temuan 4,5 ton Pertalite ilegal di Jalan Arteri Supadio pada awal November 2026 mengungkap celah penyelewengan distribusi BBM dari fasilitas pengisian resmi.
Dua orang terduga pelaku memanfaatkan mobil serta tiga unit sepeda motor yang dimodifikasi untuk mengumpulkan pasokan BBM sebelum dikirim ke kawasan pedalaman hulu.
Kondisi tersebut mendorong penebalan sistem pemantauan digital pada rantai distribusi guna memastikan BBM bersubsidi tepat sasaran.
"Anggota Polres Kubu Raya bergerak cepat melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengamankan kendaraan beserta sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan BBM bersubsidi," kata Kasat Reskrim Polres Kubu Raya Ambril saat konferensi pers, Selasa (3/11/2026).
"Kami meminta kepada masyarakat jika menemukan kejanggalan dalam pendistribusian BBM bersubsidi di lapangan bisa langsung menghubungi call center Pertamina 135 dan kami siap melayani selama 24 jam," ucap Sales Branch Manager Kalbar I Fuel Irsan Firdaus Gasani.
"Seluruh SPBU kami sudah terintegrasi secara digitalisasi, sehingga kami bisa memantau kegiatan di seluruh SPBU dan kami juga memiliki tim pemantau lapangan yang kesehariannya bertugas memastikan pendistribusian BBM bersubsidi benar-benar tepat sasaran," ujar Irsan, menjelaskan.
Sistem digitalisasi terintegrasi di seluruh SPBU disiagakan untuk melacak pola pembelian tidak wajar yang dilakukan konsumen nakal.
Tim pemantau lapangan juga dikerahkan secara berkala guna memeriksa aktivitas pengisian BBM bersubsidi di area dispenser SPBU.
Pertamina mengimbau keterlibatan aktif warga untuk melaporkan setiap bentuk kecurangan penyaluran bahan bakar melalui saluran pengaduan resmi.
Langkah pengawasan ketat diharapkan dapat menekan kebocoran kuota BBM bersubsidi yang dialokasikan bagi kebutuhan masyarakat luas.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.