faktakalbar

Krisis Air Bersih Meluas di Sekadau, Warga Sungai Ayak Antre Bawa Jeriken dan Galon

Faktakalbar.id - Puluhan warga Dusun Sungai Ayak Satu, Desa Sungai Ayak Satu, Kecamatan Belitang Hilir, Kabupaten Sekadau, terpaksa mengantre pasokan air bersih akibat menipisnya sumber air di pemukiman mereka, Jumat (4/9/2026). Deretan jeriken, gal…

Penulis: Natash Sunday, 06 September 2026 📖 1 menit
Krisis Air Bersih Meluas di Sekadau, Warga Sungai Ayak Antre Bawa Jeriken dan Galon
Warga Dusun Sungai Ayak Satu berjejer mengantre pengisian air bersih menggunakan galon dan jeriken dari mobil tangki di Kecamatan Belitang Hilir, Kabupaten Sekadau. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id - Puluhan warga Dusun Sungai Ayak Satu, Desa Sungai Ayak Satu, Kecamatan Belitang Hilir, Kabupaten Sekadau, terpaksa mengantre pasokan air bersih akibat menipisnya sumber air di pemukiman mereka, Jumat (4/9/2026).

Deretan jeriken, galon, hingga ember tampak memadati area pemukiman warga sejak sore hari untuk mendapatkan jatah air bersih.

Kemarau panjang yang tak kunjung usai menyebabkan sumur-sumur warga mengering, sementara kebutuhan konsumsi harian terus mendesak.

Satu unit kendaraan tangki BPBD Kabupaten Sekadau akhirnya dikerahkan ke pemukiman untuk membagi-bagikan pasokan air tawar.

Warga terlihat bergantian mengucurkan air ke dalam penampungan milik masing-masing di bawah pengawasan petugas di lapangan.

Plt Kasi Humas Polres Sekadau Iwan Kurniawan membenarkan bahwa keterbatasan sumber air di wilayah Belitang Hilir telah mencapai tingkatan kritis.

"Memang saat ini kebutuhan air bersih menjadi perhatian, terutama di wilayah yang sumber airnya mulai terbatas. Bantuan ini diharapkan bisa membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sehari-hari," kata Iwan dalam keterangannya, Sabtu (5/9/2026).

Iwan menyampaikan bahwa pemantauan terhadap daerah rawan kekeringan terus diperketat agar bantuan logistik air dapat didistribusikan secara merata.

"Kami melihat langsung warga membawa berbagai wadah untuk menampung air. Semoga bantuan ini dapat meringankan kebutuhan mereka selama kondisi kemarau masih berlangsung," tuturnya.

Kondisi keringnya sumber air tawar di pemukiman ini diperkirakan masih akan bertahan jika curah hujan belum kembali normal.

Warga setempat berharap pengiriman tangki air dapat dilakukan secara berkala demi menjamin kebutuhan masak dan minum harian.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK