faktakalbar

KPU RI: PPK Ujung Tombak Pelaksanaan Pilkada Serentak 2024

Penulis: Redaksi Wednesday, 18 December 2024 📖 1 menit
KPU RI: PPK Ujung Tombak Pelaksanaan Pilkada Serentak 2024

PONTIANAK
- Komisi Pemilhan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Barat mengumpulkan seluruh anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se-Kalbar dalam Rapat Koordinasi Pembinaan dan Penguatan Badan Adhoc Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Pasca Pemungutan dan Penghitungan Perolehan Suara pada Pilkada Tahun 2024 di Pontianak Convention Center, Selasa (17/12/2024), malam.

Hadir pula dalam Rapat Koordinasi ini, Iffa Rosita selaku anggota KPU Republik Indonesia untuk secara langsung mengucapkan terima kasihnya kepada para anggota PPK yang telah berusaha menyukseskan Pilkada Serentak 2024.

Dirinya menyampaikan bahwa lancarnya pelaksanaan Pilkada tahun 2024 di Kalbar tak terlepas dari peran anggota PPK yang mampu menunjukkan kapabilitas mereka sebagai bagian dari penyelenggara yang ikut secara langsung menyukseskan pemilihan.

“Semuanya tak lain karena kapabilitas teman-teman. Teman-teman PPK mampu menunjukkan bahwa teman-teman mampu memiliki kapabilitas dan kompetensi untuk ikut serta mensukseskan Pilkada Serentak 2024. Itu bukan hal yang mudah,” tuturnya.

Dirinya menambahkan bahwa anggota PPK adalah ujung tombak dari pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 ini dengan kemampuan mereka mengkoordinir para anggota PPS dan KPPS.

“Saya rasa ujung tombak pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 ada di teman-teman PPK. Yang mampu mengkoordinir teman-teman PPS dan KPPSnya. Ini semua membutuhkan kemampuan memimpin dan tidak semua orang memilikinya,” ujarnya.

Maka dari itu, dirinya mengucapkan terima kasih kepada para anggota PPK atas kerja keras selama pelaksanaan Pilkada Kalimantan Barat 2024.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada teman-teman PPK. Berdedikasi, meluangkan waktu, dan berusaha sekuat tenaga untuk dapat mensukseskan Pilkada Serentak 2024,” ucapnya. (
mro
)


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK