Konsul Malaysia Temui Pemkot Pontianak, Peluang Kerja Sama dengan Sarawak Jadi Sorotan
Faktakalbar.id - Konsul Malaysia di Pontianak, Idham Zuhri, membuka komunikasi dengan Pemerintah Kota Pontianak untuk menjajaki peluang kegiatan bersama di bidang sosial, ekonomi, dan budaya setelah kunjungan perdananya pada Selasa (20/10/2026).
Faktakalbar.id - Konsul Malaysia di Pontianak, Idham Zuhri, membuka komunikasi dengan Pemerintah Kota Pontianak untuk menjajaki peluang kegiatan bersama di bidang sosial, ekonomi, dan budaya setelah kunjungan perdananya pada Selasa (20/10/2026).
Pertemuan dengan Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono dan Wakil Wali Kota Pontianak tersebut menjadi bagian dari perkenalan resmi Idham yang menggantikan konsul sebelumnya.
Idham mengatakan, pihaknya masih menelaah sejumlah kemungkinan program yang dapat dilaksanakan bersama pemerintah daerah.
Ia menyebut Konsulat Malaysia sebelumnya telah mengadakan demonstrasi masakan Malaysia sebagai salah satu kegiatan pengenalan budaya kepada masyarakat Pontianak.
“Baru-baru ini kami melaksanakan demonstrasi masakan Malaysia, seperti roti jala dan beberapa hidangan nasi. Itu salah satu inisiatif awal, dan insyaallah akan ada lebih banyak kegiatan bersama di Pontianak,” ungkapnya.
Sementara itu, Edi mengatakan komunikasi antara pemerintah kota dan Konsulat Malaysia diharapkan dapat berlanjut menjadi kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Prinsipnya tentu bukan hanya perkenalan. Ke depan kita berharap ada event-event dan bentuk kerja sama yang bisa kita lakukan bersama,” katanya.
Menurut Edi, kedekatan wilayah Kalimantan Barat dengan Sarawak, Malaysia, menjadi salah satu faktor yang dapat mendukung pengembangan hubungan lintas wilayah.
“Wilayah kita berbatasan langsung dengan Sarawak. Jadi secara hubungan dan akses memang dekat. Ini menjadi potensi yang bisa terus dikembangkan,” jelasnya.
Kedekatan geografis tersebut membuka ruang bagi pertukaran kegiatan dan komunikasi di berbagai bidang, termasuk sosial, ekonomi, serta kebudayaan.
Meski demikian, belum ada rincian program lanjutan yang diumumkan dalam pertemuan tersebut.
Idham menyatakan rencana kerja sama masih dalam tahap penyusunan dan penelaahan untuk menentukan kegiatan yang sesuai bagi kedua pihak.
Selain membahas hubungan kelembagaan, pertemuan itu juga menyinggung sepak bola serta pengalaman Idham saat bertugas di Buenos Aires, Argentina.
Kesamaan budaya menikmati kopi antara Pontianak dan Buenos Aires turut menjadi bagian dari percakapan kedua pihak.
Edi berharap komunikasi yang sudah terjalin dapat ditindaklanjuti melalui program yang jelas dan memiliki manfaat bagi masyarakat.
“Yang penting komunikasi tetap terjaga. Kalau ada peluang kolaborasi yang baik untuk kedua pihak, tentu kita terbuka,” pungkasnya.
Pertemuan tersebut menjadi langkah awal komunikasi antara Konsulat Malaysia dan Pemerintah Kota Pontianak, sedangkan bentuk serta jadwal kerja sama berikutnya masih menunggu pembahasan lebih lanjut.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.