Konsul Malaysia Sebut Pontianak Mirip Buenos Aires, Sama-Sama Punya Budaya Kopi yang Kuat
Faktakalbar.id - Konsul Malaysia di Pontianak, Idham Zuhri, menilai budaya menikmati kopi menjadi salah satu kesamaan antara Pontianak, Kalimantan Barat, dan Buenos Aires, Argentina, tempat ia bertugas sebelumnya.
Faktakalbar.id - Konsul Malaysia di Pontianak, Idham Zuhri, menilai budaya menikmati kopi menjadi salah satu kesamaan antara Pontianak, Kalimantan Barat, dan Buenos Aires, Argentina, tempat ia bertugas sebelumnya.
Idham menyampaikan hal tersebut setelah bersilaturahmi dengan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pontianak pada Selasa (20/10/2026).
“Di sini saya lihat kafe ada di mana-mana. Ini mengingatkan saya pada Buenos Aires. Aroma kopinya juga sangat menyenangkan,” tuturnya.
Menurut Idham, keberadaan kafe dan warung kopi di berbagai sudut Pontianak menciptakan suasana yang terasa akrab baginya setelah berpindah dari Argentina ke Indonesia.
Banyaknya tempat untuk menikmati kopi membuat Pontianak memiliki karakter yang mengingatkannya pada Buenos Aires, meskipun kedua kota berada di kawasan geografis yang berbeda.
“Jadi ada satu kesinambungan yang baik. Walaupun pindah dari Buenos Aires ke Pontianak, ada suasana yang terasa dekat melalui budaya kopinya,” katanya.
Budaya minum kopi menjadi salah satu aspek kehidupan perkotaan yang menarik perhatian Idham selama menjalankan tugas di Pontianak.
Selain membahas budaya kopi, pertemuan dengan jajaran Pemerintah Kota Pontianak juga diisi percakapan mengenai sepak bola dan pengalaman penugasannya di Buenos Aires.
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan, kesamaan budaya menikmati kopi menjadi salah satu topik yang dibicarakan dalam pertemuan tersebut.
Pertemuan itu juga menjadi kesempatan bagi Idham untuk memperkenalkan diri sebagai Konsul Malaysia yang baru bertugas di Pontianak.
Di luar pembahasan tersebut, Idham menyebut Konsulat Malaysia telah mengadakan demonstrasi masakan Malaysia untuk memperkenalkan hidangan khas kepada masyarakat.
“Baru-baru ini kami melaksanakan demonstrasi masakan Malaysia, seperti roti jala dan beberapa hidangan nasi. Itu salah satu inisiatif awal, dan insyaallah akan ada lebih banyak kegiatan bersama di Pontianak,” ungkapnya.
Kegiatan kuliner tersebut menjadi salah satu bentuk pengenalan budaya Malaysia kepada masyarakat setempat.
Idham juga menyatakan bahwa pihaknya masih menyusun dan menelaah berbagai kemungkinan kegiatan yang dapat dilaksanakan bersama pemerintah daerah.
Meski belum merinci agenda berikutnya, ia berharap lebih banyak kegiatan dapat diselenggarakan di Pontianak selama masa penugasannya.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.