Kondisi Air Pontianak Makin Asin, Wacana Waduk Ambawang Kembali Muncul
Faktakalbar.id - Kondisi air di Kota Pontianak kembali menjadi perhatian setelah Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan menyebut kadar air tahun ini terasa lebih asin dibandingkan tahun sebelumnya.
Faktakalbar.id - Kondisi air di Kota Pontianak kembali menjadi perhatian setelah Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan menyebut kadar air tahun ini terasa lebih asin dibandingkan tahun sebelumnya.
Kondisi air payau hingga asin tersebut disebut terjadi setiap tahun di wilayah Pontianak.
Situasi itu membuat kebutuhan akan solusi jangka panjang kembali menjadi pembahasan.
Salah satu opsi yang diusulkan adalah pembangunan waduk penampungan air di kawasan Ambawang yang berada di sekitar Sungai Landak.
Menurut Krisantus, air dapat dialirkan dari bagian hulu melalui sistem perpipaan menuju waduk penampungan.
“Nanti intake-nya di hulu itu. Pada tingkat keasinan terparah. Pakai pipa, masuk dalam tanah, ke waduk itu tadi,” jelas Krisantus.
Usulan tersebut diarahkan untuk menyediakan cadangan air yang dapat dimanfaatkan ketika kondisi air di wilayah perkotaan mengalami peningkatan kadar garam.
Air yang ditampung di waduk nantinya disebut dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat melalui PDAM Pontianak dan PDAM Kubu Raya.
Namun, rencana pembangunan waduk tersebut masih berada pada tahap usulan.
Sejumlah hal masih perlu dikaji sebelum rencana tersebut dapat ditindaklanjuti ke tahap pembangunan.
Kajian tersebut antara lain berkaitan dengan lokasi waduk, kondisi sumber air, serta titik pengambilan air atau intake.
Penentuan titik intake juga perlu mempertimbangkan kondisi kadar air asin di wilayah hulu yang akan menjadi sumber pasokan.
Krisantus menyebut lokasi pengambilan air perlu ditentukan berdasarkan kondisi keasinan yang paling tinggi.
Konsep tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu opsi untuk mengantisipasi persoalan air asin yang berulang setiap tahun.
Namun, efektivitas waduk sebagai solusi terhadap persoalan air asin di Pontianak masih membutuhkan pembuktian melalui survei dan kajian teknis.
Persoalan air asin sendiri berkaitan langsung dengan kebutuhan air masyarakat di Pontianak dan wilayah sekitarnya.
Karena itu, ketersediaan sumber air dengan kondisi yang dapat dikelola menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan.
Hingga kini, belum ada kepastian mengenai lokasi pembangunan waduk maupun jadwal pelaksanaan proyek tersebut.
Rencana itu masih menunggu kajian lebih lanjut untuk menentukan apakah konsep penampungan air di Ambawang dapat diterapkan.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.