faktakalbar

Kepala Banua Lembah Bawang Dikukuhkan, Warga Diajak Lestarikan Kawasan Gunung Bawang

Faktakalbar.id - Pengukuhan Kepala Banua Kanayan Kecamatan Lembah Bawang di Kabupaten Bengkayang menjadi momentum penguatan sinergi antara masyarakat adat dan pemerintah daerah, Kamis, 29 Oktober 2026.

Penulis: Wati Friday, 30 October 2026 📖 1 menit
Kepala Banua Lembah Bawang Dikukuhkan, Warga Diajak Lestarikan Kawasan Gunung Bawang
Suasana pengukuhan Kepala Banua Kanayan Lembah Bawang yang dirangkai dengan seruan pelestarian kawasan Gunung Bawang. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id - Pengukuhan Kepala Banua Kanayan Kecamatan Lembah Bawang di Kabupaten Bengkayang menjadi momentum penguatan sinergi antara masyarakat adat dan pemerintah daerah, Kamis, 29 Oktober 2026.

Pengukuhan yang dipimpin oleh Ketua DAD Kabupaten Bengkayang tersebut dihadiri Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis beserta para tokoh masyarakat.

Struktur pimpinan adat baru tersebut mengemban tugas memimpin wilayah pemukiman adat yang mencakup tujuh desa di Kecamatan Lembah Bawang.

Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis, menekankan peran strategis pemangku adat sebagai jembatan komunikasi antara warga dan pemerintah.

Kepala Banua diharapkan menjadi saluran efektif dalam menyerap serta menyampaikan aspirasi masyarakat adat kepada jajaran pemerintah daerah.

Selain fungsi pelayanan publik, Bupati mengajak seluruh komponen masyarakat untuk aktif menjaga kelestarian kawasan Gunung Bawang.

Kawasan Gunung Bawang dinilai memiliki nilai sejarah dan spiritual yang sangat tinggi bagi kehidupan masyarakat adat setempat.

Upaya perlindungan hutan dan lingkungan di sekitar Gunung Bawang memerlukan komitmen bersama antara pemangku adat dan pemerintah.

Ketua DAD Kabupaten Bengkayang mengingatkan bahwa penerapan hukum adat harus senantiasa mengedepankan asas keharmonian dan aturan baku.

Sinergi yang solid antara pimpinan adat dan pemerintah diharapkan dapat menciptakan situasi daerah yang aman, tertib, serta sejahtera.

Masyarakat lokal diharapkan ikut menjaga kelestarian alam agar nilai sejarah kebudayaan Dayak Kanayan tetap terawat.

Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus merangkul pimpinan adat dalam merumuskan kebijakan pembangunan berbasis kearifan lokal.

Keberadaan Kepala Banua Kanayan diproyeksikan mampu mempercepat penyelesaian isu-isu sosial di tingkat tapak.

Kolaborasi yang harmonis antarlembaga ini diyakini menjadi pendorong utama peningkatan kesejahteraan ekonomi warga pedesaan.

Pelestarian hutan adat di sekitar wilayah pegunungan juga membentengi ekosistem alam dari ancaman kerusakan.

Pengukuhan ini disambut antusias oleh warga tujuh desa yang siap mendukung seluruh program kelestarian adat dan lingkungan.

Masyarakat berharap pimpinan adat yang baru dapat menjalankan amanah dengan jujur dan penuh tanggung jawab.

Partisipasi aktif masyarakat adat sangat dibutuhkan dalam menyukseskan program pembangunan daerah di seluruh perdesaan.

Melalui sinergi terpadu ini, persatuan masyarakat adat di wilayah Kabupaten Bengkayang diharapkan semakin kokoh dan berdaya.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK