PLTU Bengkayang Jalani Perbaikan 7 Tahunan, Pasokan Listrik Sistem Khatulistiwa Berkurang
Faktakalbar.id - Fasilitas PLTU Bengkayang menjalani proses pemeliharaan mesin berkala setelah beroperasi secara nonstop selama tujuh tahun di Kalimantan Barat.
Faktakalbar.id - Fasilitas PLTU Bengkayang menjalani proses pemeliharaan mesin berkala setelah beroperasi secara nonstop selama tujuh tahun di Kalimantan Barat.
Perbaikan sarana pembangkit listrik skala besar tersebut berdampak pada penurunan kapasitas pasokan daya listrik di wilayah setempat.
Direktur Operasi PLN Indonesia Power Muhammad Padang Dirgantara menyampaikan penjelasan mengenai urgensi pemeliharaan teknis pembangkit listrik tersebut.
Muhammad Padang Dirgantara menjelaskan bahwa PLTU Bengkayang menyumbang pasokan daya sebesar 12 hingga 14 persen bagi Sistem Khatulistiwa.
Kontribusi pasokan listrik sebesar itu dihasilkan secara optimal apabila dua unit mesin pembangkit bekerja dalam kondisi normal.
Proses perbaikan mesin pembangkit yang sudah beroperasi bertahun-tahun sangat dibutuhkan guna menjaga keandalan sistem ketenagakerjaan jangka panjang.
Penurunan pasokan energi memicu gelombang keluhan pemadaman bergilir yang dirasakan langsung oleh masyarakat di berbagai daerah.
Kondisi gangguan jaringan listrik tersebut mendorong Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan melakukan inspeksi mendadak ke PLTU Bengkayang pada Kamis, 29 Oktober 2026.
Ria Norsan meminta manajemen PLN mempercepat jadwal pengerjaan perbaikan mesin yang awalnya dialokasikan selama 54 hari kerja.
Pemerintah daerah berharap masa pemeliharaan dapat dipercepat menjadi 25 hari agar selesai pada pertengahan November 2026.
Ria Norsan menegaskan, "Masyarakat kan sekarang ribut kenapa listrik ini padam-padam, jadi kita untuk menindaklanjuti apa yang menjadi keluhan masyarakat kita terhadap PLN."
Norsan berharap pihak pengelola bekerja ekstra cepat agar pemulihan pasokan listrik warga tidak perlu menunggu hingga bulan Desember.
Manajemen PLN Indonesia Power menyatakan komitmennya untuk mengoptimalkan teknisi guna mempercepat proses pemeliharaan pembangkit.
Penyelesaian perbaikan mesin secara presisi diharapkan dapat segera memulihkan kembali keandalan dan stabilitas Sistem Khatulistiwa.
Langkah pemeliharaan berjadwal ini penting dilakukan agar terhindar dari risiko kerusakan mesin yang jauh lebih parah di masa depan.
Pengawasan terhadap jalannya proses perbaikan mesin pembangkit listrik akan terus dipantau secara berkala oleh tim teknis.
Pihak PLN terus berkoordinasi dengan pemangku kepentingan daerah guna meminimalisasi dampak pemadaman selama masa perawatan berlanjut.
Masyarakat diimbau menghemat penggunaan energi listrik selama proses perbaikan mesin pembangkit skala besar ini berlangsung.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.