faktakalbar

Kebakaran Kantor BRI Sosok, CCTV Tak Merekam Kejadian, Ini Temuan Polisi

Faktakalbar.id - Kebakaran melanda Kantor Bank Rakyat Indonesia (BRI) Unit Sosok di kawasan Pasar Sosok, Dusun Sosok II, Desa Sosok, Kecamatan Tayan Hulu, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Rabu, 4 November 2026, sekitar pukul 16.15 WIB.

Penulis: Natash Friday, 06 November 2026 📖 2 menit
Kebakaran Kantor BRI Sosok, CCTV Tak Merekam Kejadian, Ini Temuan Polisi
Petugas pemadam kebakaran BPAS bersama warga mengendalikan kobaran api yang membakar lantai dua ruko BRI Unit Sosok di kawasan Pasar Sosok. (Dok. HO/Faktakalbar)

Faktakalbar.id - Kebakaran melanda Kantor Bank Rakyat Indonesia (BRI) Unit Sosok di kawasan Pasar Sosok, Dusun Sosok II, Desa Sosok, Kecamatan Tayan Hulu, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Rabu, 4 November 2026, sekitar pukul 16.15 WIB.

Api yang muncul dari lantai dua bangunan ruko tersebut sempat membesar sebelum akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Namun, sejumlah bagian bangunan dilaporkan terdampak kebakaran.

Kebakaran terjadi ketika kawasan Pasar Sosok sedang mengalami pemadaman listrik. Kepala Unit BRI Sosok, Ading Suryana, mengatakan sempat meminta petugas keamanan, Lorensius, menyiapkan genset untuk mengantisipasi pemadaman.

Namun, sebelum genset dioperasikan, aliran listrik kembali menyala. Petugas keamanan kemudian masuk ke gedung untuk bersiaga.

Tak lama kemudian, alarm kebakaran berbunyi. Api diketahui muncul di lantai dua, tepatnya di sekitar meja kerja karyawan bernama Krismono dan area kerja rekannya, Acin.

Saat itu, sebagian besar karyawan sudah berada di lantai satu untuk bersiap mengakhiri aktivitas kerja.

Krismono bersama petugas keamanan sempat berupaya memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR). Namun, kobaran api dengan cepat membesar sehingga sulit dikendalikan.

Krismono mengaku melihat api berasal dari bagian bawah meja kerjanya dan lemari plastik. Di area tersebut terdapat terminal listrik dan perangkat komputer berupa CPU.

Melihat api semakin membesar, petugas keamanan segera mengarahkan seluruh karyawan keluar dari gedung untuk menghindari jatuhnya korban.

Personel Polsek Tayan Hulu tiba di lokasi sekitar pukul 16.20 WIB. Polisi langsung mengamankan area, mengatur arus lalu lintas, membantu evakuasi, serta berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran.

Pemadaman melibatkan Badan Pemadam Api Sosok (BPAS) bersama masyarakat dan pihak terkait. Api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 17.00 WIB sehingga tidak merambat ke bangunan lain di kawasan pasar.

Kapolsek Tayan Hulu, Iptu Trisna Mauludi, mengatakan kecepatan penanganan menjadi faktor penting dalam mencegah api meluas.

“Begitu informasi kami terima, personel langsung menuju lokasi untuk mengamankan area, membantu evakuasi dan mendukung proses pemadaman. Yang paling utama adalah memastikan tidak ada korban jiwa dan mencegah api meluas ke bangunan di sekitarnya,” kata Trisna.

Polisi kini menyelidiki penyebab kebakaran. Dugaan sementara mengarah pada gangguan atau korsleting listrik di sekitar meja kerja karyawan. Namun, kepolisian belum memastikan sumber api.

Menurut Trisna, polisi telah mengamankan lokasi, memasang garis polisi, memeriksa sejumlah saksi, mengumpulkan keterangan, serta mengecek perangkat CCTV di lantai dua.

Pemeriksaan bersama teknisi IT BRI Unit Sosok menemukan perangkat CCTV yang mengarah ke meja kerja Krismono turut terdampak kebakaran dan air pemadaman.

Rekaman kejadian juga tidak tersedia. Berdasarkan hasil pengecekan, perangkat tersebut terakhir aktif pada 16 Oktober 2026 sekitar pukul 06.44 WIB karena kendala kabel terputus.

Polisi selanjutnya berkoordinasi dengan Unit Inafis Satreskrim Polres Sanggau untuk melakukan pemeriksaan tempat kejadian perkara dan mendalami titik awal munculnya api.

Dalam peristiwa tersebut, tidak ada korban jiwa maupun laporan korban luka. Uang dan dokumen jaminan perbankan yang berada di lantai satu juga dilaporkan aman.

Sementara itu, nilai kerugian material akibat kebakaran masih dalam pendataan.

Trisna mengatakan kepolisian tetap memantau kondisi pascakebakaran, mengingat BRI Unit Sosok merupakan salah satu fasilitas pelayanan perbankan masyarakat.

“Kami mengimbau agar aspek keselamatan instalasi listrik dan kesiapsiagaan terhadap kebakaran terus diperhatikan sehingga kejadian serupa dapat dicegah,” ujarnya.

Operasional pelayanan BRI Unit Sosok juga akan dipantau bersama pihak terkait, termasuk kemungkinan penyesuaian layanan akibat kondisi bangunan. Masyarakat diimbau memperoleh informasi mengenai pelayanan perbankan melalui saluran resmi BRI.

(Ariya)


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK