Kapolres Kapuas Hulu Diduga Pukul dan Tampar Warga di Warung Kopi, Saksi Ungkap Kronologi
Kapolres Kapuas Hulu, AKBP Wisnu Perdana Putra, diduga melakukan pemukulan terhadap seorang warga di sebuah warung kopi di kawasan Terminal Kedamin, Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. Peristiwa tersebut disebut terjadi di sebuah warung kopi di terminal kedamin putusibau.
Faktakalbar.id, KAPUAS HULU — Kapolres Kapuas Hulu, AKBP Wisnu Perdana Putra, diduga melakukan pemukulan terhadap seorang warga di sebuah warung kopi di kawasan Terminal Kedamin, Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. Peristiwa tersebut disebut terjadi di sebuah warung kopi di terminal kedamin putusibau.
Sebuah rekaman video CCTV yang memperlihatkan dugaan tindakan kekerasan terhadap seorang warga beredar. Sosok pria yang terlihat dalam rekaman tersebut diduga merupakan Kapolres Kapuas Hulu, Kalimantan Barat.
Dalam rekaman kamera pengawas (CCTV), terlihat dua orang berada di sebuah warung kopi. Lalu nampak seorang pria tampak memasuki warung kopi tersebut dan memukul perut serta menampar seseorang yang sedang duduk. Suara pemukulan terdengar jelas pada rekaman tersebut.
Fakta Kalbar mewawancara seorang warga Kapuas Hulu yang mengaku mengetahui peristiwa tersebut. Narasumber yang meminta identitasnya dirahasiakan dan disebut dengan nama samaran Mamang membenarkan bahwa sosok pria dalam rekaman video yang beredar merupakan Kapolres Kapuas Hulu.
Menurut Mamang, peristiwa bermula ketika Kapolres melihat dua warga sedang berada di sebuah warung kopi di kawasan Terminal Kedamin saat operasi lalu lintas berlangsung.
TKP Terminal Kedamin Putussibau (dok.ist)
Kapolres kemudian menegur kedua warga tersebut. Namun, menurut Mamang, salah seorang warga tidak menjawab teguran itu.
"Kapolres melihat kedua warga tersebut di warung kopi dan menegur. Namun, satu orang tidak menjawab teguran. Kapolres pun masuk ke warung kopi tersebut dan memukul perut serta menampar orang itu," kata Mamang kepada Fakta Kalbar.
Keterangan Mamang tersebut mengungkap dugaan tindakan fisik terhadap warga setelah teguran yang disampaikan tidak mendapat respons. Meski demikian, kronologi lengkap dan alasan di balik tindakan yang dituduhkan itu masih memerlukan klarifikasi dari pihak-pihak terkait.
Fakta Kalbar telah berupaya mengonfirmasi peristiwa tersebut kepada Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Kalimantan Barat. Konfirmasi yang diajukan meliputi kebenaran identitas pria dalam video, kronologi dugaan pemukulan, serta langkah pemeriksaan yang akan dilakukan kepolisian.
Fakta Kalbar juga menanyakan apakah Polda Kalbar akan melakukan pemeriksaan terhadap Kapolres Kapuas Hulu dan menjatuhkan sanksi apabila dugaan pelanggaran tersebut terbukti.
Namun, hingga berita ini disusun, Kabid Humas Polda Kalbar belum memberikan tanggapan atas permintaan konfirmasi tersebut.
Saat ini, jabatan Kapolres Kapuas Hulu diemban oleh AKBP Wisnu Perdana Putra, S.H., S.I.K., M.M., CBA. Ia mulai menjabat pada Juli 2026, menggantikan AKBP Roberto Aprianto Uda yang dimutasi ke Mabes Polri. Sebelum bertugas di Kapuas Hulu, Wisnu pernah menjabat sebagai Kapolres Boven Digoel, Papua.
Fakta Kalbar masih membuka ruang bagi Kapolres Kapuas Hulu maupun Polda Kalbar untuk memberikan penjelasan dan klarifikasi mengenai dugaan peristiwa tersebut. Keterangan dari pihak yang dituduh dan hasil pemeriksaan resmi diperlukan untuk memastikan fakta kejadian secara utuh.(Anton)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.