faktakalbar

Kalimantan Tak Dilewati Megathrust, tapi IKN Tetap Terancam Gempa!

Penulis: Redaksi Monday, 17 February 2025 📖 1 menit
Kalimantan Tak Dilewati Megathrust, tapi IKN Tetap Terancam Gempa!
PONTIANAK - Pulau Kalimantan menjadi satu-satunya wilayah di Indonesia yang tidak dilewati oleh zona Megathrust, yang dikenal sebagai sumber gempa besar berpotensi tsunami. Namun, bukan berarti wilayah ini sepenuhnya aman dari ancaman gempa bumi. Peneliti dari Pusat Riset Kebencanaan Geologi Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN), Nuraini Rahma Hanifa, mengungkapkan bahwa meskipun Kalimantan tidak berada di jalur Megathrust, wilayah Pantai Timur Kalimantan Timur berhadapan langsung dengan North Sulawesi Megathrust, yang tetap memiliki potensi dampak gempa dan tsunami. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa yang terjadi di zona Megathrust Laut Sulawesi berpotensi menyebabkan tsunami yang dapat mencapai pesisir Kalimantan Timur. Namun, karena jarak dari pesisir ke Ibu Kota Nusantara (IKN) cukup jauh, dampaknya terhadap pusat pemerintahan baru Indonesia tersebut dinilai tidak signifikan. “Pesisir Kalimantan Timur bisa terdampak dari Megathrust Laut Sulawesi, tetapi untuk IKN, jaraknya cukup jauh dari pesisir sehingga dampaknya kemungkinan lebih kecil,” ujar Nuraini, Minggu (16/2/2025). Selain dampak dari Megathrust Laut Sulawesi, Kalimantan Timur juga memiliki sejumlah sesar atau patahan aktif yang dapat memicu gempa bumi. Terdapat tiga zona sesar utama yang telah diidentifikasi di wilayah ini, yaitu: 1. Sesar Tarakan 2. Sesar Mangkalihat 3. Sesar Meratus Sesar ini merupakan rekahan pada lapisan batuan yang dapat bergerak dan memicu aktivitas seismik. Jika terjadi pergeseran sesar yang signifikan, gempa yang dihasilkan dapat dirasakan hingga ke wilayah IKN. “Jadi sebenarnya sumber gempanya ada di sini, sehingga gempa tetap bisa terasa hingga ke IKN,” jelas Nuraini. Meskipun tidak berada di jalur Megathrust, Kalimantan Timur tetap memiliki potensi risiko seismik. Oleh karena itu, masyarakat dan pemerintah perlu melakukan langkah antisipasi terhadap potensi gempa bumi di wilayah ini. “Penting untuk tetap waspada dan melakukan mitigasi, terutama karena Kalimantan Timur memiliki sesar aktif yang bisa memicu gempa,” tambahnya. Dengan kondisi geologi yang ada, perencanaan pembangunan di IKN harus mempertimbangkan aspek mitigasi bencana, termasuk desain bangunan tahan gempa dan sistem peringatan dini untuk menghadapi potensi guncangan yang mungkin terjadi.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK