Jasad Ket Sun Ditemukan 200 M Dari Lokasi Tenggelam
Kapuas Hulu- Upaya pencarian orang hilang yang berlangsung hingga Senin (19/9) di Sungai Mandai Desa Jongkong Mandai,Kecamatan Bika,Kapuas Hulu membuahkan hasil. Jasad Ket Sun ditemukan terapung sekitar 200 meter dari titik awal sampan speed tenggelam
Tim pencarian diikuti Tim Reaksi Cepat Kwarcab Gerakan Pramuka Kapuas Hulu, akhirnya mengevakuasi jasad ke rumah sakit. Tim terdiri dari Endi Satriyadi (Waka Abdimas Humas/Pembina TRC),Bripka Kukuh Ali Wibowo (Ancu Orgamen/Pembina TRC),Bambang Erawadi, Amd.Pi (Ancu Pramuka Peduli Penanggulangan Bencana / Ketua TRC),Muhammad Hasin (Koord SAR Air TRC),Ferry Irawan (Anggota SAR Air TRC),Safari (Anggota SAR Darat TRC),Rendi Kartino Putra (Anggota SAR Darat TRC).
Korban ditemukan oleh Tim SAR Gabungan setelah tim gabungan membuat gelombang dan menyisir sungai pada pukul 16.20 WIB sekitar 200 meter dari TKP kecelakaan air.Korban tenggelam Ket Sun (21) warga Gang Delima No. 9 RT/RW 008/002 Kelurahan Melayu Kecamatan Singkawang Barat.
Setelah dievakuasi korban dibawa ke Rumkit Daerah Ahmad Diponegoro Putussibau untuk dilakukan visum, setelah itu dibawa menuju ke Singkawang. Seperti pemberitaan sebelumnya,
Sebuah sampan speed (bermesin) yang digunakan untuk membawa material untuk pembangunan tower selular tenggelam di Sungai Mandai,Desa Jongkong Mandai, Kecamatan Bika Kabupaten Kapuas Hulu. Sabu (17/9) pukul 17:00 WIB.
Berawal dari laporan Kepala Desa Jongkong, Petrus Anus kepada Polsek Bika. Oleh pihak Polsek kemudian laporan tersebut diteruskan kepada seluruh unsur penanganan bencana Kapuas Hulu, seperti unsur BPBD,SAR dan TRC Pramuka Kwarcab Kapuas Hulu.
. Yang kemudian tim melakukan upaya penyelamatan dan mencari korban.
Informasi yang diterima faktakalbar.id, korban penumpang sementara dilaporkan saat sampan speed itu tenggelam yaitu Generius Albert (26) seorang guru SD Honor di desa Jongkong Mandai. Generius Albert selamat dan masih di rawat Inap di Rumah Sakit Putussibau dan kondisi saat itu belum sadar.
Korban lainnya adalah Arian (21) warga Desa Jongkong Mandai, selamat dan dirawat jalan di Rumah Sakit Putussibau,kondisi sadar. Agustinus Apin (26) warga Desa Jongkong Mandai, selamat dan dirawat jalan.
Sedangkan korban bernama Ket Sun (21), seorang pelajar atau mahasiswa, di KTP sebagai warga Gang Delima No 8 Desa Melayu Kecamatan Singkawang Barat masih dinyatakan hilang atau belum ditemukan, diperkirakan tenggelam terbawa arus sungai.
Disampaikan kronologis kejadian, sekitar pukul 14.00 WIB rombongan berangkat dari desa Melapi Mandai menuju Desa Jongkong Mandai Kecamatan Bika, sampan kayu dengan menggunakan mesin 3,3 HP membawa material untuk pembangunan tpwer di Desa Jongkong Mandai.
Dalam perjalanan sampan tersebut karam di tengah sungai. Empat orang tersebut berusaha menyelamatkan diri ketepi sungai. Dari empat orang tersebut hanya tiga orang yang berhasil sampai tepi sungai. (rfk)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.