faktakalbar

Janji Bangun Sekolah, Sutarmidji: Jangan Sampai Ada Anak Putus Sekolah

Penulis: Redaksi Saturday, 16 November 2024 📖 1 menit
Janji Bangun Sekolah, Sutarmidji: Jangan Sampai Ada Anak Putus Sekolah
MELAWI - Calon Gubernur Kalimantan Barat Nomor Urut 1, Sutarmidji melakukan kunjungan dan kampanye dialogis ke Desa Tanjung Tengang, Kecamatan Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi, Selasa (12/11/2024). Dalam kunjungannya itu, ia menyampaikan bahwa dunia pendidikan merupakan sektor terpenting dibandingkan dengan sektor-sektor lainnya. Melalui pendidikan yang baik, Sumber Daya Manusia (SDM) yang baik pula akan terbentuk untuk menciptakan kehidupan masyarakat yang lebih baik. “Guru-gurunya saya sudah berbicara dengan beberapa pimpinan perguruan tinggi. Nanti, anak-anak FKIP UNTAN, STKIP, Universitas PGRI, dan lainnya ketika mereka semester tujuh masuk semester delapan, KKN mereka yang mengajar. Nanti di sekolah tersebut, setiap enam bulan kita ganti, karena mereka sudah menyelesaikan KKN. Enam bulan,” ungkapnya. Menyikapi permasalahan zonasi yang dikeluhkan masyarakat, Bang Midji menyampaikan dirinya akan mendirikan sekolah filial dengan meletakkan sekolah induk di kecamatan dan membagi beberapa kelas di desa dengan tiap anak desa dapat merasakan hingga kelas 3. “Ada beberapa sudah kami buat percontohan. Sekolah induknya di kecamatan. Jadi, lima kelas di kecamatan, satu kelas, satu kelas ada di masing-masing desa punya kelas 1, 2, 3. Supaya anak yang tidak memiliki kendaraan bisa tetap sekolah,” jelasnya. Melalui cara ini, ia berharap pelajar di desa yang selama ini jauh dari sekolah sehingga memutuskan untuk putus sekolah tidak perlu lagi menempuh jarak yang jauh demi menuntut ilmu. “Itu yang menyebabkan kita tertinggal dari sisi SDM, saya tidak mau. Saya tidak mau kegiatan pembangunan di Kalbar ini. Investor masuk tapi masyarakat Kalbar jadi penonton. Itu tidak boleh, harus kita akhiri sehingga nanti kita akan bangun pusat sertifikasi keahlian,” tuturnya. ( mro )

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK