faktakalbar

Heboh Lagi di Kubu Raya, Bayi Dibuang di Tempat Sampah

Penulis: Redaksi Wednesday, 01 March 2023 📖 1 menit
Heboh Lagi di Kubu Raya, Bayi Dibuang di Tempat Sampah
Kubu Raya - Heboh kembali terjadi di wilayah hukum Polres Kubu Raya, sosok bayi berkelamin perempuan yang baru dilahirkan ditemukan ditempat pembuangan sampah di Komplek Batara II Rt.09 Rw.01 Desa Sungai Raya Dalam Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya, Selasa (28/2) sekitar jam 10.00 Wib. Kasubsie Penmas Polres Kubu Raya Aipda Ade pada saat dikonfirmasi membenarkan penemuan bayi berkelamin perempuan di lokasi pembuangan sampah Komplek Batara II Rt.09 Rw.01 Desa Sungai Raya Dalam Kecamatan Sungai Raya. Ade menerangkan bayi tersebut ditemukan pada saat Syahrieh (50) warga Komplek Batara II pulang dari sawah, pada saat di lokasi pembuangan sampah Syarieh mendengar tangisan seorang bayi, karena takut ia melaporkan kejadian itu ke Ketua RT. Demikian rilis yang disampaikan kepada media. “Mendapatkan laporan dari warganya, Ketua RT (Suwandi) dan Syarieh bergegas ke lokasi tersebut, didapati sumber tangisan itu berasal dari bungkusan kantong plastik hitam, setelah dibuka oleh Suwandi ternyata didalamnya terdapat seorang bayi yang masih hidup, berplasenta dan berlumuran darah, dengan tergesa-gesa Suwandi dan Syarieh membawa bayi tersebut ke Rumah Sakit Bersalin Nabasa di Jalan Sungai Raya Dalam , selanjutnya Suardi melaporkan peristiwa tersebut ke Bhabinkamtibmas Sungai Raya Dalam," jelas Ade. “ Pastinya bayi ini dibuang dengan sengaja, petugas sudah melakukan olah TKP dan mencari informasi kepada warga sekitar, saat ini petugas sedang mengusut pelaku yang tega membuang bayi yang tak memiliki dosa tersebut," tambah Ade. Kasus pembuangan bayi ini sudah yang keenam kalinya di Kabupaten Kubu Raya dimana satu kasus sudah terungkap. (rfk)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK