faktakalbar

DPR Desak Pemerintah Evaluasi Industri Logistik Usai Kecelakaan Beruntun di Cipularang

Penulis: Redaksi Wednesday, 13 November 2024 📖 1 menit
DPR Desak Pemerintah Evaluasi Industri Logistik Usai Kecelakaan Beruntun di Cipularang
JAKARTA- Kecelakaan beruntun di Tol Cipularang yang melibatkan truk pengirim barang kembali menyita perhatian publik. Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Syaiful Huda, mendesak pemerintah, khususnya Kementerian Perhubungan, untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap ekosistem industri logistik di Indonesia.   "Kejadian ini bukan yang pertama kali. Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan truk pengirim barang terus berulang. Ini menunjukkan adanya masalah serius dalam pengelolaan industri logistik kita," tegas Syaiful Huda dalam keterangan persnya, Selasa (12/11).   Huda menyoroti beberapa masalah krusial yang menjadi penyebab tingginya angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan truk di antaranya, banyak pengusaha armada logistik yang mengabaikan aturan terkait kelayakan kendaraan, tonase, dan uji berkala. Banyak perusahaan yang merekrut sopir tanpa memperhatikan kompetensi dan pengalaman. Pengawasan terhadap industri logistik oleh pemerintah dinilai masih lemah.   "Akibatnya, kita sering melihat kecelakaan lalu lintas yang melibatkan truk, yang tidak hanya merugikan materi, tetapi juga menimbulkan korban jiwa," tambah politisi PKB tersebut.     Huda meminta Kementerian Perhubungan untuk mengambil tindakan tegas terhadap perusahaan angkutan barang yang melanggar aturan. "Jika perlu, cabut izin operasionalnya," tegasnya. Selain itu, ia juga meminta pemerintah untuk meningkatkan pengawasan terhadap industri logistik, serta memberikan sanksi yang berat bagi pelanggar.   "Pemerintah harus memastikan bahwa industri logistik di Indonesia berjalan dengan aman dan tidak membahayakan masyarakat," tutup Huda.   Seperti diketahui kecelakaan beruntun di Tol Cipularang yang terjadi pada Senin (11/11/24) diduga disebabkan oleh truk pengirim barang yang mengalami rem blong. Peristiwa ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan puluhan lainnya luka-luka.(rfn)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK