faktakalbar

BPS Beri Peringatan: Harga Beras, Daging Ayam, dan Bawang Berpotensi Naik Jelang Ramadhan

Penulis: Redaksi Tuesday, 18 February 2025 📖 2 menit
BPS Beri Peringatan: Harga Beras, Daging Ayam, dan Bawang Berpotensi Naik Jelang Ramadhan
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai kenaikan harga sejumlah komoditas pangan menjelang Ramadan dan Idulfitri 2025. Tren kenaikan harga ini terus berulang dalam dua tahun terakhir, terutama pada beras, daging ayam, telur ayam, bawang merah, dan bawang putih. Peringatan ini disampaikan oleh Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah di Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Senin (17/2). "Dalam dua tahun terakhir, komoditas kebutuhan pokok seperti daging ayam, telur ayam, beras, bawang merah, dan bawang putih selalu mengalami inflasi pada awal Ramadan dan Idulfitri," ungkap Pudji. Berdasarkan data BPS, harga daging ayam mengalami lonjakan signifikan saat Ramadan tahun lalu. Pada Maret 2024, kenaikannya mencapai 5,64% secara bulanan (month-to-month/mtm). Bahkan, pada Januari 2025, harga ayam masih meningkat 1,16% dibanding bulan sebelumnya. Sementara itu, harga telur ayam juga mengalami tren serupa. Pada Maret 2024, inflasi telur ayam mencapai 9,4% secara bulanan, dan hingga Januari 2025 masih mencatat kenaikan 0,44%. Untuk komoditas beras, tren kenaikannya sempat mereda saat Lebaran 2024 karena bertepatan dengan musim panen raya. Namun, berbeda dengan awal tahun ini, di mana harga beras justru mencatat inflasi 0,36% pada Januari 2025. Pudji menekankan bahwa kenaikan harga beras bisa menjadi ancaman jika tidak diantisipasi dengan baik. Selain itu, bawang merah dan bawang putih juga mengalami kenaikan signifikan pada tahun lalu. Pada Maret 2024, harga bawang merah naik 2,33%, dan melonjak drastis hingga 30,75% pada April 2024, tepat saat Lebaran. Bawang putih pun mengalami inflasi 3,86% di Maret dan meningkat lagi 5,51% di April. Menurut Pudji, kenaikan harga ini perlu diantisipasi sejak dini agar tidak mengganggu daya beli masyarakat. "Januari 2025 tercatat bahwa beras mengalami inflasi sebesar 0,36%. Begitu juga dengan bawang merah dan bawang putih yang masih mengalami inflasi di awal tahun ini," pungkasnya. BPS mengingatkan pemerintah daerah dan pihak terkait untuk melakukan langkah-langkah mitigasi, seperti penguatan stok dan distribusi bahan pangan. Langkah ini penting guna mencegah lonjakan harga yang bisa berdampak pada inflasi dan kesejahteraan masyarakat.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK