faktakalbar

12 Profesi yang Diprediksi Paling Dicari dalam 10 Tahun ke Depan

Berikut 12 profesi yang diprediksi paling dicari dalam 10 tahun ke depan, mulai dari perawat spesialis, data scientist, ahli keamanan siber hingga software developer.

Penulis: Clara Saturday, 29 August 2026 📖 4 menit
12 Profesi yang Diprediksi Paling Dicari dalam 10 Tahun ke Depan
Ilustrasi pekerja menggunakan teknologi digital dan kecerdasan buatan. Perkembangan AI, energi terbarukan, dan perubahan demografi diperkirakan mengubah kebutuhan tenaga kerja dalam satu dekade mendatang. (dok.ist)

Faktakalbar.id - Perkembangan kecerdasan buatan (AI), energi terbarukan, teknologi digital, serta perubahan demografi diperkirakan akan mengubah peta dunia kerja dalam satu dekade mendatang.

Laporan proyeksi ketenagakerjaan Bureau of Labor Statistics (BLS) Amerika Serikat untuk periode 2025–2035 menunjukkan sejumlah profesi berpotensi mengalami pertumbuhan permintaan yang jauh lebih tinggi dibandingkan pekerjaan lainnya.

Menariknya, pekerjaan yang diprediksi paling berkembang tidak hanya berasal dari sektor teknologi. Bidang kesehatan, energi terbarukan, keamanan siber, matematika, hingga pengembangan perangkat lunak juga masuk dalam daftar.

Berikut 12 profesi yang diproyeksikan memiliki pertumbuhan paling pesat.

1. Perawat Spesialis

Nurse Practitioner menempati posisi teratas dengan proyeksi pertumbuhan sekitar 41 persen.

Profesi ini memiliki tanggung jawab yang lebih luas dibandingkan perawat pada umumnya, termasuk melakukan pemeriksaan pasien, mendiagnosis kondisi tertentu, mengelola perawatan, hingga meresepkan obat sesuai kewenangan yang berlaku.

Meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan serta bertambahnya populasi lansia menjadi salah satu faktor yang mendorong permintaan terhadap profesi ini.

2. Teknisi Panel Surya

Profesi Solar Photovoltaic Installer diproyeksikan tumbuh sekitar 40 persen.

Tugasnya meliputi pemasangan, pemeliharaan, pengujian, dan perbaikan sistem panel surya yang digunakan di rumah maupun fasilitas industri.

Perkembangan energi terbarukan membuat kebutuhan tenaga teknis di bidang ini semakin besar.

3. Data Scientist

Profesi Data Scientist diperkirakan mengalami pertumbuhan sekitar 35 persen.

Seorang data scientist bertugas mengolah dan menganalisis data dalam jumlah besar untuk membantu perusahaan maupun organisasi mengambil keputusan.

Di tengah semakin banyaknya data yang dihasilkan oleh layanan digital, e-commerce, media sosial, hingga perangkat pintar, kemampuan membaca dan mengolah data menjadi semakin penting.

4. Teknisi Turbin Angin

Wind Turbine Service Technician berada di posisi berikutnya dengan proyeksi pertumbuhan sekitar 30 persen.

Pekerjaan ini berkaitan dengan pemeriksaan, pemeliharaan, dan perbaikan turbin angin yang digunakan untuk menghasilkan energi listrik.

Ekspansi pembangkit energi angin menjadi salah satu faktor yang meningkatkan kebutuhan tenaga teknis di bidang tersebut.

5. Peneliti Ilmu Komputer dan Informasi

Profesi Computer and Information Research Scientist diperkirakan memiliki pertumbuhan yang sangat tinggi.

Bidang ini mencakup penelitian dan pengembangan algoritma, teknologi AI, sistem komputasi, serta berbagai solusi untuk menyelesaikan masalah teknologi yang semakin kompleks.

Perkembangan AI menjadi salah satu faktor utama yang mendorong kebutuhan terhadap tenaga peneliti di bidang komputer.

6. Asisten Dokter

Physician Assistant juga masuk dalam daftar profesi dengan pertumbuhan tinggi.

Profesi ini membantu dokter dalam pemeriksaan pasien, penanganan medis, serta penyusunan rencana perawatan.

Kebutuhan terhadap tenaga kesehatan pendukung diperkirakan terus meningkat seiring bertambahnya kebutuhan layanan medis.

7. Analis Keamanan Informasi

Semakin banyak aktivitas berpindah ke dunia digital, semakin besar pula kebutuhan untuk melindungi data.

Information Security Analyst bertugas menjaga jaringan komputer, data sensitif, dan sistem organisasi dari berbagai ancaman siber.

Ancaman peretasan, pencurian data, serta serangan terhadap sistem digital membuat profesi keamanan siber semakin penting di masa depan.

8. Manajer Layanan Kesehatan

Profesi Medical and Health Services Manager bertugas mengelola operasional rumah sakit, klinik, maupun fasilitas kesehatan lainnya.

Tanggung jawabnya dapat mencakup pengelolaan sumber daya, administrasi, tenaga kerja, hingga sistem pelayanan kesehatan.

Pertumbuhan populasi lansia dan meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan menjadi salah satu pendorong permintaan profesi ini.

9. Statistisi dan Ahli Matematika

Kemampuan mengolah angka juga diprediksi semakin dibutuhkan.

Statistisi dan ahli matematika dapat bekerja untuk menganalisis data, membuat prediksi, menghitung risiko, hingga membantu perusahaan menyusun strategi berdasarkan model statistik.

Profesi ini semakin relevan karena perusahaan membutuhkan keputusan yang didukung oleh data, bukan sekadar perkiraan.

10. Software Developer

Software Developer tetap menjadi salah satu profesi yang memiliki prospek kuat.

Pekerjaannya mencakup pengembangan aplikasi, platform digital, serta berbagai sistem perangkat lunak yang digunakan masyarakat maupun perusahaan.

Menariknya, perkembangan AI tidak serta-merta menghilangkan kebutuhan terhadap developer. Justru semakin berkembangnya infrastruktur AI membutuhkan tenaga yang mampu membangun dan mengintegrasikan berbagai sistem digital.

11. Analis Riset Operasional

Operations Research Analyst menggunakan matematika dan metode analitis untuk membantu organisasi mengambil keputusan yang lebih efisien.

Pekerjaan ini dapat berkaitan dengan optimasi logistik, rantai pasok, penjadwalan, hingga penggunaan sumber daya.

Dengan semakin kompleksnya bisnis dan rantai pasok global, kemampuan menganalisis masalah secara sistematis menjadi semakin dibutuhkan.

12. Terapis Fisik

Profesi terakhir dalam daftar adalah Physical Therapist atau terapis fisik.

Profesi ini berhubungan dengan pemulihan kemampuan gerak dan fungsi tubuh pasien setelah mengalami cedera, penyakit, atau kondisi tertentu.

Meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan, termasuk akibat pertumbuhan populasi lansia, membuat bidang terapi fisik memiliki prospek yang cukup kuat dalam beberapa tahun mendatang.

Bukan Hanya Profesi Teknologi yang Menjanjikan

Dari daftar tersebut terlihat bahwa pekerjaan masa depan tidak hanya didominasi oleh AI atau teknologi digital.

Kesehatan dan energi terbarukan justru menjadi dua bidang yang sangat menonjol. Sektor kesehatan diperkirakan menghasilkan jumlah lapangan kerja baru yang besar karena meningkatnya kasus penyakit kronis dan jumlah populasi lansia. Sementara itu, transisi menuju energi bersih meningkatkan kebutuhan terhadap tenaga teknis di bidang energi surya dan angin.

Artinya, kemampuan beradaptasi menjadi salah satu modal penting bagi pekerja yang ingin bertahan di tengah perubahan dunia kerja.

Bagi generasi muda yang sedang memilih jurusan atau merencanakan karier, perkembangan tersebut dapat menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan bidang keahlian.

Namun, proyeksi tersebut berasal dari pasar kerja Amerika Serikat sehingga tidak bisa dianggap sebagai daftar pasti profesi paling banyak dicari di Indonesia. Kondisi pasar kerja setiap negara dapat berbeda.

Yang semakin jelas, kemampuan seperti mengolah data, memahami teknologi, berpikir analitis, serta beradaptasi dengan perubahan akan semakin bernilai di berbagai bidang pekerjaan.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK