Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Di tengah tumpukan pekerjaan yang seolah tidak ada habisnya, melewatkan jam makan siang sering kali dianggap sebagai bentuk dedikasi atau cara untuk pulang lebih cepat.
Banyak yang merasa cukup hanya dengan mengganjal perut menggunakan camilan ringan atau kopi demi mengejar deadline.
Namun, tahukah Anda bahwa mengabaikan sinyal lapar di tengah hari bukan hanya soal perut yang keroncongan? Ada dampak domino yang memengaruhi produktivitas hingga kesehatan mental Anda.
Berikut adalah beberapa dampak negatif jika kita terus-menerus menghindari jam makan siang:
Baca Juga: Dikejar Deadline, 914 Unit Huntara Korban Bansor Bener Meriah Harus Rampung Lima Hari Lagi
1. Penurunan Drastis Kadar Gula Darah
Otak manusia sangat bergantung pada glukosa sebagai bahan bakar utama untuk berpikir.
Saat Anda melewatkan makan siang, kadar gula darah akan merosot tajam.
Dampaknya, Anda akan merasa sulit berkonsentrasi, sering melamun, dan mengalami pusing ringan.
Kerja otak menjadi lambat, yang justru membuat tugas-tugas sederhana terasa jauh lebih berat.
2. Munculnya Fenomena Hangry
Pernah merasa sangat mudah tersinggung atau marah saat lapar? Fenomena ini dikenal dengan istilah hangry (hungry-angry).
Ketika perut kosong, tubuh melepaskan hormon stres seperti kortisol dan adrenalin.
Akibatnya, emosi Anda menjadi tidak stabil, komunikasi dengan rekan kerja terganggu, dan suasana hati atau mood Anda akan hancur seketika.
3. Metabolisme Tubuh Melambat
Jika Anda sengaja melewatkan makan siang dengan tujuan menurunkan berat badan, cara ini justru bisa berakibat sebaliknya.
Tubuh memiliki mekanisme pertahanan diri; saat tidak ada asupan yang masuk, tubuh akan masuk ke mode hemat energi dan memperlambat metabolisme.
Hal ini justru memicu penumpukan lemak lebih cepat saat Anda makan besar di malam hari.
















