BREAKING NEWS! WALHI: Awal 2026 Lebih dari 5.000 Titik Api Muncul di Gambut Meski Masih Musim Hujan

"WALHI mencatat kemunculan lebih dari 5.000 titik panas di ekosistem gambut Sumatera dan Kalimantan pada awal 2026, meskipun masih memasuki musim penghujan."
WALHI mencatat kemunculan lebih dari 5.000 titik panas di ekosistem gambut Sumatera dan Kalimantan pada awal 2026, meskipun masih memasuki musim penghujan. (Dok. HO/Faktakalbar.id)

“Jika kebakaran sudah muncul bahkan saat musim hujan, itu berarti kerentanan ekosistem gambut kita sudah sangat tinggi dan perlindungan belum berjalan efektif. Tanpa upaya serius untuk melindungi dan memulihkan gambut yang telah rusak, kebakaran akan terus berulang setiap tahun dengan skala kerusakan yang semakin besar,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pemerintah perlu memperkuat langkah pencegahan sejak dini.

“Pemerintah perlu memperkuat perlindungan kawasan gambut, meningkatkan pengawasan pada wilayah konsesi, serta mempercepat pemulihan ekosistem gambut yang telah mengalami degradasi, agar kebakaran tidak terus berulang,” tutupnya.

Baca Juga: Awal Maret 2026, BNPB Catat Rentetan Karhutla di Aceh dan Kaltara Serta Angin Kencang di Luwu Timur

(Dhion)