Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Berpuasa di bulan Ramadhan bukan menjadi halangan untuk tetap aktif bergerak dan menjaga kebugaran tubuh.
Salah satu pilihan olahraga yang banyak digemari adalah jogging atau lari santai.
Namun, melakukan jogging pagi di saat sedang berpuasa tentu membutuhkan strategi khusus agar tubuh tidak lemas atau dehidrasi sebelum waktu berbuka tiba.
Menurut para praktisi kebugaran, olahraga ringan saat puasa justru membantu melancarkan sirkulasi darah dan menjaga metabolisme tubuh.
Baca Juga:Â Tempat Jogging di Pontianak Paling Nyaman dan Gratis
Berikut adalah beberapa tips aman melakukan jogging pagi di bulan puasa yang bisa langsung diterapkan:
1. Pilih Waktu yang Tepat
Hindari berlari terlalu siang saat matahari sudah mulai terik.
Waktu terbaik untuk melakukan jogging pagi di bulan puasa adalah sesaat setelah ibadah salat Subuh.
Pada waktu ini, udara masih sangat segar, polusi masih minim, dan tubuh Anda masih memiliki cadangan energi serta hidrasi yang optimal dari makanan sahur.
2. Maksimalkan Asupan Cairan Saat Sahur
Kunci utama agar tidak mudah kehausan saat berolahraga adalah manajemen hidrasi.
Pastikan Anda minum air putih dalam jumlah yang cukup saat sahur.
Hindari konsumsi minuman berkafein seperti kopi atau teh secara berlebihan karena memiliki efek diuretik yang dapat memicu tubuh kehilangan cairan lebih cepat melalui urine.
3. Atur Intensitas dan Durasi
Turunkan pace atau kecepatan lari dari rutinitas hari-hari biasa. Ingatlah bahwa tujuan utama Anda adalah menjaga agar tubuh tetap aktif bergerak.
Lakukan jogging dengan intensitas ringan selama 20 hingga 30 menit saja.
Jika tubuh mulai terasa berat, jangan ragu untuk mengubah tempo menjadi jalan cepat (brisk walking).
4. Wajib Pemanasan dan Pendinginan
Langkah stretching atau pemanasan sebelum berlari sangat penting dilakukan guna mencegah cedera otot, terutama saat otot-otot tubuh sedang beradaptasi dengan pola makan baru.
Setelah selesai berlari, luangkan waktu 5 menit untuk cooling down atau pendinginan agar detak jantung kembali normal secara perlahan.
5. Dengarkan Sinyal Tubuh Sendiri
Ketahanan fisik setiap individu tentu berbeda-beda.
Jika di tengah sesi jogging Anda tiba-tiba merasa sangat pusing, mual, berkeringat dingin, atau pandangan berkunang-kunang, segera hentikan aktivitas tersebut.
Jangan memaksakan diri demi mencapai target kalori atau jarak, karena kelancaran ibadah puasa dan kesehatan Anda tetap menjadi prioritas utama.
Menjaga rutinitas berolahraga dengan penyesuaian yang tepat akan membuat tubuh terasa lebih segar, tidak mudah mengantuk, dan tetap produktif dalam menjalani rutinitas harian selama bulan suci.
Selamat mencoba dan tetap semangat berpuasa!
Baca Juga:Â 4 Tips Menjaga Kesehatan untuk Remaja Perempuan agar Tampil Fit dan Ceria Setiap Hari
(Mira)
















