Faktakalbar.id, PATI – Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah sekolah di Kabupaten Pati selama bulan Ramadhan menimbulkan persoalan.
Pembagian makanan siap saji di sekolah dilaporkan memicu sejumlah siswa membatalkan puasa atau mokel.
Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pati, Yusuf Hasyim, menyebut fenomena batal puasa ini ditemukan di berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP, hingga SMA.
“Walaupun sudah diupayakan menu kering, ternyata anak-anak masih terpengaruh untuk mokel,” kata Yusuf pada Sabtu (7/3/2026).
Menyikapi temuan tersebut, sejumlah yayasan dan lembaga pendidikan di Pati telah memutuskan untuk tidak menerima distribusi MBG sementara waktu guna menjaga kedisiplinan ibadah para siswa.
Baca Juga: MBG Dinilai Mencederai Masyarakat Miskin, Kritik Terus Bergulir
PCNU Pati juga mengusulkan agar Badan Gizi Nasional (BGN) mengevaluasi skema MBG selama bulan puasa.
Yusuf menyarankan bantuan makanan siap saji diganti dengan paket sembako mentah, seperti beras dan telur, agar bisa diolah oleh orang tua masing-masing.
















