“Individu yang sedang berduka sering merasa sangat sendirian karena perasaan mereka tidak sepenuhnya dipahami atau diperhatikan,” ujarnya sebagaimana dikutip dari Strait Times, Senin (9/3/2026).
Selain itu, layanan konseling duka di Singapura saat ini belum diatur secara formal dan menyeluruh. Kondisi ini menyebabkan tidak semua pihak yang menawarkan layanan tersebut memiliki latar belakang pelatihan profesional yang memadai. Oleh sebab itu, program psikologi NTU di bidang ini dinilai sangat penting untuk meningkatkan kapasitas tenaga profesional dalam mendukung kesehatan mental masyarakat luas.
Selain studi tentang kematian dan duka cita, program jenjang master baru ini juga menawarkan tiga spesialisasi lainnya. Pertama, Community Health Psychology, di mana mahasiswa akan mempelajari cara merancang intervensi kesehatan mental berbasis komunitas. Kedua, Neuropsychology, yang berfokus mempelajari hubungan antara fungsi otak, perkembangan manusia, dan kesehatan mental. Ketiga, Forensic Psychology, yang mendalami penerapan psikologi dalam sistem hukum dan peradilan pidana.
Direktur program Master of Science in Psychology NTU, Rebecca M. Nichols, menyatakan bahwa program ini dirancang secara khusus untuk menyiapkan tenaga profesional yang mampu bekerja di bidang klinis, tingkat komunitas, hingga pembuatan kebijakan publik.
“Kami ingin melatih individu yang mampu menjalankan peran tersebut ketika mereka lulus nanti,” katanya.
Program pendidikan tingkat master ini akan berlangsung selama 1,5 tahun dan mencakup 500 jam praktik lapangan (practicum). Dekan NTU College of Humanities, Arts and Social Sciences, Jon Wilson, menambahkan bahwa kebutuhan akan tenaga profesional di bidang kesehatan mental kini semakin mendesak.
“Kita membutuhkan lebih banyak profesional yang dapat mendukung kesehatan mental masyarakat, bukan hanya di konteks klinis tetapi juga di masyarakat luas,” ujarnya.
Jon Wilson berharap program baru ini dapat secara signifikan membantu meningkatkan ketahanan psikologis masyarakat sekaligus memperkuat sistem dukungan kesehatan mental secara nasional di Singapura.
(*Red)
















