Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan bukanlah alasan untuk bermalas-malasan dan berhenti berolahraga.
Menjaga tubuh tetap aktif justru dianjurkan untuk mempertahankan kebugaran dan melancarkan sirkulasi darah.
Kuncinya ada pada pemilihan jenis aktivitas fisik yang tepat agar energi tubuh tidak terkuras habis atau memicu dehidrasi sebelum waktu berbuka.
Jika Anda terbiasa mencari keringat di pagi hari setelah sahur atau salat Subuh, ada beberapa jenis latihan fisik berintensitas rendah atau low impact yang aman dilakukan.
Baca Juga:Â Tips Aman Jogging Pagi Saat Puasa Ramadhan Agar Tetap Bugar
Berikut adalah 5 pilihan olahraga pagi saat puasa yang ringan dan tidak melelahkan:
1. Jalan Kaki Santai
Jalan kaki adalah aktivitas fisik yang paling mudah dan ramah untuk tubuh yang sedang berpuasa.
Anda bisa melakukannya di sekitar lingkungan rumah selama 15 hingga 30 menit sambil menikmati udara pagi.
Olahraga ini sangat efektif menjaga kesehatan jantung tanpa memicu keluarnya keringat secara berlebihan.
2. Yoga Ringan
Bagi Anda yang lebih suka beraktivitas di dalam ruangan (indoor), yoga bisa menjadi solusi yang tepat. Pilihlah pose-pose dasar yang berfokus pada peregangan otot dan pengaturan napas. Selain menjaga fleksibilitas, mempraktikkan yoga juga membantu menciptakan ketenangan pikiran atau mindfulness selama menjalani ibadah puasa.
3. Bersepeda Santai
Mengayuh sepeda dengan ritme yang pelan (leisure cycling) di pagi hari juga bisa menjadi rutinitas yang menyenangkan.
Pilihlah jalur lintasan yang datar dan hindari rute tanjakan yang membutuhkan dorongan tenaga ekstra.
Lakukan gowes santai ini selama maksimal 30 menit agar tubuh tetap bugar.
4. Peregangan Otot (Stretching)
Jika Anda tidak memiliki banyak waktu luang sebelum bersiap berangkat kerja, sekadar melakukan rutinitas stretching di rumah sudah cukup untuk menghalau rasa kantuk dan kaku.
Gerakan peregangan dinamis maupun statis yang menargetkan leher, bahu, punggung, dan kaki akan membuat tubuh terasa lebih ringan.
5. Tai Chi
Senam lambat ini terkenal dengan gerakannya yang mengalir dan sama sekali tidak bertumpu pada hentakan otot. Fokus utama latihan ini adalah pada keseimbangan postur dan pernapasan perut yang dalam.
Karena intensitasnya yang sangat lembut, aktivitas ini dipastikan tidak akan membuat Anda merasa kelelahan, bahkan saat perut dalam kondisi kosong.
Hal terpenting dalam berolahraga saat puasa adalah memahami batasan diri.
Jika di tengah latihan tubuh mulai memberi sinyal lemas atau pusing, segera kurangi intensitasnya atau beristirahat total.
Baca Juga:Â Tempat Jogging di Pontianak Paling Nyaman dan Gratis
(Mira)
















