“Pengumpulan pajak di 2 bulan pertama 2026 ini tumbuh 30% itu akan stabil terus ke depan,” ungkap Purbaya.
Sementara itu, dari sisi pengeluaran, belanja negara tercatat mencapai Rp493,8 triliun atau mengalami pertumbuhan sebesar 41,9 persen.
Baca Juga: Harga Minyak Dunia Tembus US$100, Waspadai 4 Dampak Nyata bagi Ekonomi Masyarakat Indonesia
Porsi terbesar dari angka pengeluaran tersebut berasal dari belanja pemerintah pusat yang mencapai Rp346,1 triliun atau tumbuh 63,7 persen. Di sisi lain, pembiayaan tercatat berada di angka Rp164,2 triliun.
(FR)
















