Baca Juga: Dukung Swasembada Pangan, Polres Sanggau Berkolaborasi Tanam Jagung Bersama Masyarakat
Namun demikian, pihaknya menilai produktivitas hasil panen jagung per hektare di wilayah tersebut masih perlu ditingkatkan melalui serangkaian pendampingan teknis yang intensif, optimalisasi pemanfaatan sarana pertanian, serta kolaborasi lintas sektoral.
“Tahun ini target penanaman jagung di Kabupaten Sekadau mencapai 399,7 hektare yang melibatkan peran aktif jajaran Polsek, Bhabinkamtibmas, serta dukungan pemerintah daerah dan para petani,” jelasnya merinci target capaian tahun ini.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga menitikberatkan pentingnya jaminan dan kepastian pasar bagi hasil panen para petani lokal.
Ia menyampaikan informasi positif bahwa pihak Bulog kini telah mulai menerima dan menyerap hasil panen jagung dari petani.
Langkah penyerapan oleh Bulog ini diharapkan mampu mendongkrak motivasi dan meningkatkan minat masyarakat untuk beralih atau memperluas lahan guna menanam komoditas jagung di Kabupaten Sekadau.
Setelah penyampaian sejumlah sambutan dan arahan, seluruh peserta melanjutkan kegiatan inti dengan mengikuti Zoom Meeting Penanaman Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026.
Forum virtual ini diikuti secara serentak oleh jajaran Polda dan Polres di seluruh penjuru Indonesia bersama unsur Forkopimda serta instansi pertanian terkait.
(*Red)
















