Faktakalbar.id, JAKARTA – Kabar duka menyelimuti dunia hiburan Tanah Air. Penyanyi Vidi Aldiano meninggal dunia pada hari Sabtu setelah berjuang melawan penyakit kanker ginjal selama beberapa tahun terakhir.
Kepergian musisi tersebut kembali mengingatkan masyarakat luas mengenai betapa pentingnya memahami dan mewaspadai penyakit ini.
Kanker ginjal tercatat sebagai salah satu jenis kanker yang cukup sering ditemukan di seluruh dunia. Berdasarkan data resmi dari World Cancer Research Fund, penyakit ini berada di peringkat kesepuluh yang paling umum dialami oleh pria, dan menempati peringkat ketiga belas pada populasi perempuan.
Dalam penjelasan medis yang dipublikasikan oleh Cleveland Clinic, kanker ginjal terjadi ketika muncul sebuah tumor ganas di dalam organ ginjal. Ginjal sendiri memiliki peran yang sangat vital dalam kelangsungan fungsi tubuh manusia, karena organ ini bertugas untuk menyaring darah, menjaga keseimbangan cairan, serta membantu proses pembuangan sisa metabolisme.
Penyakit ganas ini mulai muncul ketika sel-sel yang semula sehat mengalami perubahan abnormal atau mutasi, hingga akhirnya berkembang di luar kendali menjadi sel kanker yang kemudian membentuk massa tumor.
Perubahan pada tingkat seluler tersebut kadang terjadi tanpa adanya penyebab yang pasti dan jelas. Meski begitu, dunia medis mengonfirmasi bahwa terdapat sejumlah faktor yang diketahui dapat secara signifikan meningkatkan kemungkinan seseorang terkena kanker ginjal.
Informasi resmi dari Institut Kanker Nasional Amerika Serikat menyebutkan beberapa kebiasaan hidup yang berpotensi meningkatkan risiko penyakit ini. Di antaranya adalah kebiasaan merokok serta penggunaan obat pereda nyeri dalam jangka waktu yang panjang tanpa adanya pengawasan ketat dari tenaga medis.
Selain itu, terdapat pula faktor risiko kesehatan lain seperti kondisi berat badan berlebih (obesitas), tekanan darah tinggi, riwayat penyakit kanker ginjal di dalam lingkup keluarga, hingga adanya kondisi genetik tertentu seperti penyakit von Hippel-Lindau.
Sejumlah penelitian ilmiah juga menunjukkan bahwa kanker ginjal lebih sering ditemukan pada kelompok orang dewasa. Sebuah publikasi dalam Journal of Clinical Oncology pada bulan Oktober 2018 secara spesifik menyebutkan bahwa angka kejadian kanker ginjal pada pria tercatat hampir dua kali lebih tinggi apabila dibandingkan dengan kejadian pada perempuan.
















