Faktakalbar.id, INTERNASIONAL – Korps Garda Revolusi Islam Iran atau Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) secara resmi mengerahkan pasukannya untuk memblokade jalur pelayaran strategis global di Selat Hormuz.
Langkah militer ini diambil oleh otoritas Teheran di tengah situasi geopolitik yang semakin memanas di Kawasan Timur Tengah pada hari Sabtu (28/2/2026).
Baca Juga: Khamenei Tewas dalam Serangan AS-Israel, Pemerintah Iran Tetapkan 40 Hari Masa Berkabung
Keputusan krusial mengenai penutupan Selat Hormuz ini dikonfirmasi langsung oleh petinggi militer negara tersebut.
Brigadir Jenderal IRGC, Ibrahim Jabari, menegaskan bahwa pengerahan pasukan bersenjata untuk menutup perairan selat tersebut merupakan respons pertahanan langsung atas agresi militer yang dilakukan oleh musuh ke wilayah kedaulatan mereka.
















