Dalam agenda tersebut, panitia juga menyiapkan panggung kehormatan bagi para donatur yang siap memberikan angpao sebagai bentuk dukungan.
Adapun puncak kemeriahan berupa karnaval budaya akan digelar pada 3 Maret 2026.
Hendry menyebutkan rute karnaval akan mengambil titik awal dan akhir di kawasan strategis kota sebelum akhirnya naga-naga tersebut diritualkan kembali.
“Pada 3 Maret ada karnaval start di depan Apara finish-nya di Budi Karya. Terus naga-naga akan dikembalikan ke Sungai Raya,” jelasnya yang juga menjabat sebagai Ketua DPD MABT Kota Pontianak tersebut.
Persiapan matang kini tengah dilakukan oleh Majelis Adat Budaya Tionghoa (MABT) Kota Pontianak guna memastikan seluruh rangkaian acara, mulai dari ritual hingga karnaval, berjalan lancar dan menjadi daya tarik wisata unggulan di Kalimantan Barat.
Baca Juga: 18 Hari Pesta Rakyat, Stadion Kridasana Jadi Jantung Festival Imlek Singkawang 2026
(Mira)
















