Rumah Rapi, Pikiran Tenang: 5 Alasan Beres-beres di Hari Sabtu Bikin Bahagia

"Merasa lega setelah membersihkan rumah? Simak 5 alasan psikologis kenapa beres-beres di hari Sabtu bisa menjadi terapi mental dan mood booster terbaik."
Merasa lega setelah membersihkan rumah? Simak 5 alasan psikologis kenapa beres-beres di hari Sabtu bisa menjadi terapi mental dan mood booster terbaik. (Dok. Ist)

Gerakan yang repetitif dan fokus pada tugas sederhana di depan mata membantu mengalihkan pikiran dari kekhawatiran masa depan atau penyesalan masa lalu.

Ini adalah momen mindfulness yang sederhana.

Saat tangan Anda sibuk bekerja, pikiran Anda perlahan menjadi tenang, masuk ke dalam ritme yang meditatif dan damai.

4. Pelepasan Hormon Bahagia

Beres-beres adalah aktivitas fisik.

Bergerak aktif membersihkan rumah, naik-turun tangga, atau menggeser perabotan dapat meningkatkan detak jantung dan memicu pelepasan endorfin.

Efeknya mirip dengan berolahraga ringan.

Setelah sesi bersih-bersih selesai, Anda tidak hanya merasa puas melihat rumah yang kinclong, tetapi juga merasa lebih segar secara fisik berkat mood booster alami dari tubuh.

5. Simbol “Reset” untuk Minggu Baru

Sabtu adalah jembatan antara kelelahan minggu lalu dan kesiapan untuk minggu depan.

Membersihkan rumah di hari Sabtu menciptakan batas psikologis yang jelas.

Anda menutup buku minggu lalu dengan membuang sampah dan debu, lalu menyiapkan “kanvas bersih” untuk memulai minggu yang baru.

Efek fresh start ini sangat penting untuk menjaga motivasi dan mencegah burnout berkepanjangan.

Jadi, jika Sabtu ini Anda merasa berat untuk mulai memegang sapu, ingatlah bahwa Anda tidak sedang sekadar membersihkan debu.

Anda sedang merawat kesehatan mental Anda.

Rumah yang bersih adalah fondasi untuk jiwa yang tenang.

Baca Juga: Lupakan “Malam Minggu Kelabu”! Ini 6 Cara Asik Nikmati “Me Time” Berkualitas Tanpa Harus Keluar Rumah

(Mira)