Hobi Pakai Headphone Bluetooth Seharian? Cek Fakta Soal Radiasi dan Risiko Kanker Otak

"Sering pakai headphone bluetooth berjam-jam? Simak penjelasan ahli soal mitos radiasi pemicu kanker otak dan risiko kesehatan sebenarnya yang mengintai."
Sering pakai headphone bluetooth berjam-jam? Simak penjelasan ahli soal mitos radiasi pemicu kanker otak dan risiko kesehatan sebenarnya yang mengintai. (Dok. Ist)

Jadi, secara teoritis, risiko kanker otak akibat penggunaan wajar masih sangat kecil dan belum ada bukti ilmiah kuat yang mengaitkannya.

Bahaya Sebenarnya Bukan di Otak, Tapi di Telinga

Jika kanker otak masih menjadi perdebatan yang belum terbukti, ada bahaya nyata yang justru sering diabaikan oleh pengguna headphone bluetooth: Kerusakan Pendengaran Permanen.

Risiko terbesar bukan datang dari gelombang radio, melainkan dari volume dan durasi.

Kebiasaan mendengarkan musik dengan volume maksimal demi “tenggelam” dalam lagu dapat merusak sel-sel rambut halus di dalam telinga.

Selain itu, isolasi suara (fitur noise cancelling) yang berlebihan saat berjalan di jalan raya jauh lebih berisiko fatal menyebabkan kecelakaan karena kurangnya kepekaan terhadap lingkungan sekitar.

Cara Aman Tetap Eksis Pakai Headphone Bluetooth

Anda tidak perlu membuang headphone mahal Anda. Kuncinya adalah penggunaan yang bijak. Berikut tips aman menjaga kesehatan telinga dan otak ala lifestyle sehat:

  1. Rumus 60-90 Menit: Batasi penggunaan terus-menerus. Berikan telinga Anda “bernapas” setelah 60 hingga 90 menit pemakaian.
  2. Jaga Volume Aman: Jangan biarkan volume melebihi 60-80 persen. Jika orang di sebelah Anda bisa mendengar lagu yang Anda putar, itu tandanya terlalu keras.
  3. Jangan Dipakai Tidur: Hindari tidur sambil menggunakan headphone. Tekanan fisik pada daun telinga dan paparan suara semalaman tidak baik untuk kesehatan.
  4. Opsi Kabel: Jika Anda tipe orang yang sangat aware terhadap isu radiasi, sesekali beralihlah ke headphone berkabel (wired) saat bekerja di meja. Ini menghilangkan paparan gelombang RF sepenuhnya.

Headphone bluetooth aman digunakan dan bukan penyebab langsung kanker otak menurut data medis saat ini.

Namun, “musuh” sebenarnya adalah volume yang terlalu keras dan pemakaian tanpa henti. Sayangi telinga Anda, karena pendengaran yang hilang tidak bisa kembali.

Baca Juga: Fenomena Kebotakan Dini: Mengapa Rambut Gen Z Lebih Rapuh Dibanding Millenial?

(Mira)