Kualitas Udara Pontianak Memburuk, Jam Masuk SD-SMP Diundur dan Siwa Dilarang Beraktivitas di Luar Ruangan

Disdikbud Kota Pontianak mengubah jam sekolah dan meliburkan PAUD akibat kualitas udara yang memburuk.
Disdikbud Kota Pontianak mengubah jam sekolah dan meliburkan PAUD akibat kualitas udara yang memburuk. (Dok. HO/Faktakalbar.id)

Baca Juga: 5 Cara Medis Lindungi Paru dari Kabut Asap

Seluruh kegiatan olahraga dan ekstrakurikuler harus dialihkan ke dalam ruangan tertutup untuk meminimalkan paparan polusi udara langsung.

“Kami juga mengingatkan agar seluruh siswa, guru, kepala sekolah, dan warga sekolah lainnya menggunakan masker selama beraktivitas di lingkungan sekolah,” ujarnya.

Peran Orang Tua dalam Menjaga Kesehatan Anak

Disdikbud juga menitikberatkan pentingnya kerja sama antara sekolah dan keluarga. Sri Sujiarti meminta para orang tua untuk lebih proaktif dalam memantau kondisi fisik anak-anak dan memastikan mereka mendapatkan nutrisi yang cukup di tengah penurunan kualitas udara saat ini.

“Kami mengimbau orang tua untuk membatasi aktivitas anak di luar ruangan, memperbanyak minum air putih, serta memastikan anak mengonsumsi makanan bergizi agar daya tahan tubuh tetap terjaga,” tuturnya.

Kebijakan penyesuaian jam belajar ini akan terus diberlakukan hingga hasil pantauan cuaca menunjukkan bahwa kondisi udara kembali pada level aman.

Pihak sekolah diharapkan patuh terhadap instruksi ini sebagai bentuk tanggung jawab bersama terhadap keselamatan para pelajar.

Baca Juga: Kabut Asap Selimuti Pontianak, Anak-anak dan Lansia Mulai Terserang ISPA

(*Red)