Misteri Kematian Backpacker Kanada di Pulau K’gari, Luka Gigitan Dingo Ditemukan pada Jenazah

"Backpacker Kanada ditemukan tewas di Pulau K'gari, Australia. Hasil otopsi ungkap penyebab tenggelam, namun ditemukan luka gigitan anjing liar Dingo pada tubuh korban."
Backpacker Kanada ditemukan tewas di Pulau K'gari, Australia. Hasil otopsi ungkap penyebab tenggelam, namun ditemukan luka gigitan anjing liar Dingo pada tubuh korban. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, INTERNASIONAL – Kematian seorang backpacker asal Kanada, Piper James (19), di Pulau K’gari, Queensland, Australia, memicu penyelidikan mendalam pihak berwenang.

Jenazah James ditemukan dengan sejumlah luka gigitan yang diduga berasal dari Dingo, anjing liar asli Australia yang mendiami pulau tersebut.

Insiden ini terjadi hanya dua jam setelah korban dilaporkan pergi berenang seorang diri di pantai dekat bangkai kapal Maheno pada pagi hari.

Hasil otopsi awal menunjukkan penyebab utama kematian adalah tenggelam.

Baca Juga: Masuk Lingkaran ‘Dewan Perdamaian’ Trump, Arah Politik Luar Negeri Indonesia Dipertanyakan

Namun, temuan forensik juga mengungkap adanya bekas gigitan Dingo pada tubuh korban yang terjadi baik sebelum maupun sesudah kematian ( antemortem dan postmortem).

Pengadilan Koroner Queensland menyatakan gigitan tersebut tidak langsung menyebabkan kematian seketika.

Kendati demikian, penyelidikan patologi lanjutan masih dilakukan untuk menentukan apakah serangan hewan tersebut berkontribusi pada hilangnya nyawa korban sebelum ia tenggelam.

Ancaman Serangan Dingo Fatal

Jika hasil akhir patologi membuktikan bahwa serangan Dingo berperan signifikan dalam kematian James, kasus ini akan menjadi insiden fatal ketiga di Australia dalam hampir 50 tahun terakhir, sekaligus yang pertama melibatkan korban orang dewasa.

Sebelumnya, serangan fatal tercatat pada tahun 1980 yang menewaskan bayi Azaria Chamberlain, dan pada tahun 2001 yang merenggut nyawa bocah sembilan tahun.