Sering Diucapkan Tiap Hari, Ternyata Ini Kepanjangan Kata ‘Oke’ yang Jarang Orang Tahu!

"Sering ucapkan 'Oke' tapi tak tahu artinya? Ternyata kata ini singkatan dari 'Oll Korrect' yang populer tahun 1839. Simak fakta unik sejarahnya di sini!"
Sering ucapkan 'Oke' tapi tak tahu artinya? Ternyata kata ini singkatan dari 'Oll Korrect' yang populer tahun 1839. Simak fakta unik sejarahnya di sini! (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Coba cek riwayat chat WhatsApp kamu hari ini.

Berapa kali kamu mengetik atau membalas pesan dengan kata “Oke”, “Ok”, atau sekadar “K”?

Kata yang satu ini memang sudah jadi bumbu wajib dalam percakapan sehari-hari.

Entah itu untuk menyetujui ajakan hangout, mengonfirmasi tugas kantor, atau sekadar membalas curhatan teman.

Baca Juga: Pemerintah Tetapkan 27 Hari Libur Nasional 2026, Simak Daftar Cuti Bersama dan Long Weekend

Singkat, padat, dan semua orang di seluruh dunia paham maksudnya.

Tapi, pernahkah terlintas di benak kamu, dari mana sih asal usul kata sakti ini? Apakah “Oke” itu murni sebuah kata, atau justru sebuah singkatan?

Lahir dari Tren “Bahasa Gaul” Tahun 1800-an

Siapa sangka, kata “Oke” ternyata punya sejarah yang cukup jenaka.

Bukan berasal dari bahasa suku Indian atau nama biskuit lawas seperti rumor yang beredar, kata ini justru lahir dari tren plesetan di Amerika Serikat pada abad ke-19.

Menurut penelitian ahli bahasa Allen Walker Read, kata “Ok” pertama kali muncul di surat kabar Boston Post pada 23 Maret 1839.

Kala itu, anak muda dan kaum intelektual di AS sedang demam membuat singkatan dari kata-kata yang sengaja di-eja salah (misspelled) sebagai bahan bercandaan.

Mirip-mirip dengan bahasa gaul anak Jaksel atau slang Gen Z zaman now.

Jadi, Apa Kepanjangannya?

Redaktur Boston Post, Charles Gordon Greene, mempopulerkan “Ok” sebagai singkatan dari “Oll Korrect”.

Ya, kamu tidak salah baca.

“Oll Korrect” adalah pelesetan yang disengaja dari kata “All Correct” (semua benar).

Tujuannya sederhana: untuk menegaskan bahwa segala sesuatunya berjalan lancar, benar, atau aman terkendali.

Pada masa itu, singkatan aneh memang sedang hype. Selain “Ok”, ada juga singkatan “OW” untuk “Oll Wright” (All Right), bahkan “KG” untuk “Know Go” (No Go).

Namun, seleksi alam membuktikan bahwa hanya “Ok” yang mampu bertahan melintasi zaman, sementara singkatan lainnya lenyap ditelan sejarah.

Mendunia hingga Masuk KBBI

Sifatnya yang dinamis, mudah diucapkan, dan sangat singkat membuat “Ok” cepat menyebar ke seluruh dunia.

Kata ini bisa mewakili berbagai ekspresi, mulai dari persetujuan yang antusias hingga sekadar konfirmasi datar.

Di Indonesia sendiri, kata ini sudah diserap secara resmi.

Jika kamu mengecek Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kamu akan menemukan lema “Oke” yang didefinisikan sebagai “kata untuk menyatakan setuju”.

Jadi, setiap kali kamu mengetik “Oke” di grup chat, ingatlah bahwa kamu sedang menggunakan “bahasa gaul” warisan tahun 1839 yang awalnya hanyalah sebuah lelucon ejaan!

Baca Juga: Jangan Biarkan Mual Mengganggu, Ini 5 Cemilan Ampuh Pengusir Mabuk Perjalanan

(Mira)