Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Setiap orang tua pasti mendambakan masa depan yang cerah bagi buah hatinya.
Namun, kesuksesan seorang anak tidak muncul secara instan atau sekadar faktor keberuntungan semata.
Riset psikologi selama puluhan tahun menunjukkan bahwa pola asuh dan karakter orang tua memegang peranan kunci dalam membentuk mentalitas juara pada anak.
Para pakar perkembangan anak dan psikolog menemukan benang merah dari keluarga-keluarga yang berhasil membesarkan anak-anak berprestasi dan bahagia.
Baca Juga: Masih Percaya “Bau Tangan”? Ini 5 Mitos Parenting Indonesia yang Harus Ditinggalkan
Ternyata, ini bukan soal seberapa mahal sekolahnya atau seberapa banyak mainan edukatif yang dibeli.
Apakah Anda sudah menerapkan pola ini? Berikut adalah 5 ciri orang tua yang bakal punya anak sukses menurut para pakar:
1. Menerapkan “Growth Mindset” (Pola Pikir Tumbuh)
Pakar psikologi dari Stanford University, Carol Dweck, menemukan bahwa cara orang tua memuji anak sangat menentukan kesuksesan mereka.
Orang tua yang mencetak anak sukses tidak memuji kecerdasan bawaan (“Wah, kamu pintar sekali!”), melainkan memuji usaha dan prosesnya (“Wah, Ayah bangga kamu sudah berusaha keras menyelesaikan PR ini!”).
Orang tua dengan ciri ini mengajarkan anak bahwa kegagalan bukanlah akhir, melainkan kesempatan untuk belajar dan berkembang.
Hal ini membentuk mental tangguh (resilience) yang sangat dibutuhkan di dunia kerja nanti.
2. Melibatkan Anak dalam Pekerjaan Rumah Sejak Dini
Mantan Dekan Mahasiswa Baru di Stanford University, Julie Lythcott-Haims, dalam risetnya menegaskan bahwa anak-anak yang dibiasakan melakukan pekerjaan rumah tangga (chores) cenderung menjadi orang dewasa yang lebih sukses secara profesional.
Mengapa? Karena ketika anak diminta membuang sampah, mencuci piring, atau merapikan mainan, mereka belajar tentang kontribusi.
Mereka paham bahwa pekerjaan tidak akan selesai dengan sendirinya dan mereka adalah bagian dari tim (keluarga).
Etos kerja inilah yang terbawa hingga mereka dewasa.
3. Mengajarkan Keterampilan Sosial (Social Skills)
Sebuah studi jangka panjang dari Pennsylvania State University dan Duke University melacak lebih dari 700 anak dari TK hingga usia 25 tahun.
Hasilnya mengejutkan: anak-anak yang memiliki kemampuan sosial baik di TK seperti mau berbagi, membantu teman, dan bisa bekerja sama jauh lebih mungkin memiliki pekerjaan tetap dan gelar sarjana di masa depan.
Orang tua calon anak sukses tidak hanya fokus pada nilai akademik (IQ), tetapi juga melatih kecerdasan emosional (EQ). Mereka mengajarkan anak cara berempati, mendengarkan orang lain, dan menyelesaikan konflik tanpa kekerasan.
4. Memiliki Hubungan yang Hangat Namun Tegas (Otoritatif)
Dalam dunia psikologi, ada istilah pola asuh “Otoritatif”. Ini berbeda dengan otoriter.
Orang tua otoritatif adalah mereka yang menetapkan standar dan ekspektasi tinggi terhadap anak, namun tetap responsif, hangat, dan komunikatif.
Mereka tidak membiarkan anak berbuat semaunya (permisif), tapi juga tidak mengekang dengan kekerasan (otoriter).
Anak-anak yang tumbuh di lingkungan ini merasa dihargai dan aman, sehingga mereka lebih percaya diri untuk mengeksplorasi potensi terbaik mereka.
5. Menjadi Contoh Pembelajar Seumur Hidup
Anak adalah peniru ulung.
Orang tua yang sukses mendidik anak biasanya adalah mereka yang juga menjadi role model.
Jika Anda ingin anak gemar membaca, maka Anda pun harus terlihat sering membaca buku, bukan hanya bermain gawai.
Orang tua tipe ini menunjukkan kepada anak bahwa belajar tidak berhenti setelah lulus sekolah.
Mereka memperlihatkan bagaimana cara menghadapi stres, bagaimana cara bersikap jujur, dan bagaimana terus memperbaiki diri.
Keteladanan ini jauh lebih efektif daripada ribuan nasihat lisan.
Mencetak anak sukses bukanlah tentang mencetak robot yang sempurna tanpa celah.
Ini adalah tentang perjalanan orang tua dalam memberikan lingkungan yang mendukung tempat di mana usaha dihargai, tanggung jawab diajarkan, dan kasih sayang diberikan tanpa syarat.
Sudahkah Anda memiliki ciri-ciri di atas?
Baca Juga: Jangan Asal Didik! Ini 5 Rekomendasi Buku Parenting yang Wajib Dibaca Orang Tua
(Mira)
















