Soroti Biaya Pendidikan, Prabowo: Universitas Harus Berkualitas tapi Tak Mahal

Presiden Prabowo kumpulkan 1.200 guru besar bahas peningkatan kualitas perguruan tinggi.
Presiden Prabowo kumpulkan 1.200 guru besar bahas peningkatan kualitas perguruan tinggi. (Dok. Setneg)

“Kita menyadari bahwa sesungguhnya amanat konstitusi kita harus mencerdaskan kehidupan bangsa dan salah satunya melalui pendidikan di tingkat universitas, sehingga kalau memungkinkan kita sedang coba menghitung bagaimana universitas-universitas ini dapat maju dan berkualitas, dan tidak memberatkan dari sisi pembiayaan bagi masyarakat atau bagi mahasiswa,” kata Prasetyo Hadi.

Hitung Ulang Beban Operasional

Pria yang akrab disapa Pras ini menambahkan, diskusi mengenai peningkatan mutu pendidikan ini tidak hanya berhenti di satu pertemuan.

Sebelumnya, para pimpinan universitas bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi telah melakukan pembahasan mendalam.

Baca Juga: Melihat Peta Masa Depan: 4 Cara Membaca Minat dan Bakat Anak Sejak Dini untuk Jurusan Kuliah

Fokus utama pemerintah saat ini adalah melakukan kalkulasi ulang terhadap biaya operasional kampus. Tujuannya adalah menemukan efisiensi agar biaya pendidikan tetap terjangkau.

“Kami sedang menghitung dan berpikir bagaimana bisa mengurangi beban operasional di setiap perguruan tinggi kita,” ujar Mensesneg.

Langkah ini diharapkan menjadi solusi konkret pemerintah dalam menjawab tantangan akses pendidikan tinggi yang berkualitas namun tetap inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

(*Red)