“Kita melihat langsung kondisi di lapangan. Abrasi ini bukan hanya merusak estetika pantai, tapi sudah mengancam infrastruktur vital. Jembatan yang hampir roboh ini harus segera dicarikan solusi teknisnya agar akses masyarakat tidak terputus,” tegas Satono di lokasi peninjauan.
Dialog dengan Pedagang
Selain memantau titik-titik kerusakan fisik, Satono dan Heroaldi menyempatkan diri untuk berdialog langsung dengan warga sekitar. Para pedagang mengungkapkan kekhawatiran mendalam mengenai dampak abrasi pantai tersebut.
Baca Juga: Sungai Asuansang Meluap, Banjir 1,5 Meter Rendam Ratusan Rumah di Sambas
Mereka cemas jika pengikisan pantai terus berlanjut tanpa penanganan, area tempat mereka berjualan akan hilang tergerus air laut.
Hal tersebut tentu akan berdampak langsung pada hilangnya sumber penghasilan ekonomi keluarga di Desa Matang Danau.
(*Red)
















