Faktakalbar.id, WASHINGTON D.C. – Menteri Luar Negeri Denmark, Lars Løkke Rasmussen, secara terbuka menolak keras narasi dan keinginan Donald Trump untuk membeli Greenland, Kamis (15/01/2026).
Baca Juga: Mark Rutte di Parlemen Eropa: Sinergi NATO-UE Perkuat Pertahanan dan Ukraina
Penolakan ini disampaikan usai pertemuan tingkat tinggi yang membahas isu keamanan dan kedaulatan wilayah tersebut.
Rasmussen menegaskan bahwa mekanisme pertahanan yang ada saat ini sudah sangat memadai tanpa perlu adanya pengalihan kepemilikan wilayah.
Ia merujuk pada perjanjian pertahanan yang telah lama disepakati.
“Keamanan jangka panjang Greenland dapat dijamin di dalam kerangka kerja saat ini: perjanjian 1951 tentang pertahanan Greenland serta perjanjian NATO,” ujar Rasmussen.
Lebih lanjut, Rasmussen menekankan bahwa usulan pembelian wilayah tersebut melanggar prinsip dasar kedaulatan.
















