Faktakalbar.id, PONTIANAK – Masyarakat Provinsi Kalimantan Barat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap waspada Karhutla (Kebakaran Hutan dan Lahan).
Imbauan ini dikeluarkan menyusul rilis data analisis dinamika atmosfer terbaru yang menunjukkan tren penurunan intensitas curah hujan di sebagian besar wilayah Kalimantan Barat.
Baca Juga: Waspada! Banjir dan Kebakaran Hutan Landa Sejumlah Daerah di Indonesia
Berdasarkan analisis periode 1 hingga 12 Januari 2026, wilayah Kalimantan Barat mulai mengalami penurunan hujan secara signifikan dalam empat hari terakhir.
Kondisi kering ini diprediksi akan terus berlanjut hingga pekan pertama Februari 2026.
Prediksi Cuaca: Hujan Minim di Wilayah Strategis
Data prakiraan cuaca menunjukkan bahwa pada periode 19 Januari hingga 8 Februari 2026, akumulasi curah hujan di sebagian besar wilayah hanya berkisar antara 5–75 mm per minggu.
Bahkan, khusus pada periode 16 hingga 22 Januari 2026, diprakirakan tidak ada indikasi hujan dengan intensitas sedang maupun lebat.
Curah hujan kategori rendah (0–50 mm/minggu) diprediksi menyasar wilayah strategis, meliputi:
















