Faktakalbar.id, LIFESTYLE — Di lautan luas, ada makhluk yang tampak seperti kantong plastik transparan yang menari-nari. Indah dipandang, namun seringkali dihindari karena sengatannya yang menyakitkan. Ya, itulah ubur-ubur.
Meski terlihat sederhana dan rapuh, ubur-ubur adalah salah satu penyintas paling tangguh di Bumi.
Mereka sudah menguasai lautan jauh sebelum dinosaurus pertama kali melangkah di daratan. Keunikan biologis mereka seringkali membuat para ilmuwan takjub.
Mulai dari tubuh yang nyaris air semua hingga spesies yang menolak untuk mati, berikut adalah fakta mencengangkan tentang ubur-ubur.
Baca Juga: Gemas tapi Tangguh: 5 Fakta Mengejutkan Wombat yang Jarang Orang Tahu
1. Tidak Punya Otak, Jantung, dan Tulang
Jika Anda berpikir hidup itu rumit, cobalah lihat ubur-ubur.
Mereka adalah definisi hewan minimalis.
Ubur-ubur tidak memiliki otak untuk berpikir, tidak memiliki jantung untuk memompa darah, dan tidak memiliki tulang untuk menopang tubuh.
Lalu bagaimana mereka hidup? Mereka memiliki sistem saraf dasar yang disebut “jaring saraf” (nerve net) di tentakelnya.
Jaring saraf ini berfungsi sebagai reseptor untuk mendeteksi cahaya, bau, dan sentuhan, memungkinkan mereka bereaksi secara refleks terhadap bahaya atau mangsa tanpa perlu “berpikir”.
2. Lebih Tua dari Dinosaurus
Ubur-ubur bukanlah pendatang baru di lautan.
Fosil menunjukkan bahwa ubur-ubur telah ada sejak 500 hingga 700 juta tahun yang lalu.
Artinya, mereka sudah berenang di laut jauh sebelum dinosaurus, pepohonan, atau bahkan bunga muncul di muka Bumi.
Kemampuan mereka beradaptasi dengan perubahan suhu laut dan kadar asam membuat mereka mampu bertahan melewati berbagai kepunahan massal.
3. Tubuhnya Terdiri dari 95% Air
Ubur-ubur nyaris tidak memiliki materi padat.
Sekitar 95% hingga 98% tubuh mereka adalah air. Sisanya hanyalah sedikit otot dan jaringan saraf.
Karena komposisi inilah, ubur-ubur sangat bergantung pada air laut untuk mempertahankan bentuk tubuhnya.
Jika seekor ubur-ubur terdampar di pasir pantai yang panas, mereka tidak akan membusuk seperti ikan, melainkan akan menguap dan menghilang, hanya menyisakan sisa-sisa membran tipis.
4. Ada Spesies yang “Abadi”
Ini adalah fakta yang paling mengejutkan dunia sains.
Ada satu spesies ubur-ubur bernama Turritopsis dohrnii yang dijuluki The Immortal Jellyfish (Ubur-ubur Abadi).
Secara biologis, ubur-ubur ini tidak bisa mati karena usia tua.
Jika mereka terluka parah, sakit, atau stres karena lingkungan, mereka dapat membalikkan siklus hidupnya.
Sel-sel tubuhnya akan beregenerasi kembali menjadi tahap bayi (polip) dan memulai hidup baru lagi dari awal. Proses ini mirip seperti kupu-kupu yang bisa berubah kembali menjadi ulat.
















