Reza Pahlavi Muncul Tawarkan Diri Pimpin Transisi Iran, Ambisi Monarki di Tengah Oposisi yang Terpecah

"Reza Pahlavi muncul menawarkan diri memimpin transisi Iran di tengah demo besar. Namun, sejarah monarki dan oposisi yang terpecah menjadi tantangan legitimasinya."
Reza Pahlavi muncul menawarkan diri memimpin transisi Iran di tengah demo besar. Namun, sejarah monarki dan oposisi yang terpecah menjadi tantangan legitimasinya. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, INTERNASIONAL — Di tengah gejolak demonstrasi anti-pemerintah yang meluas di Iran akibat krisis ekonomi dan dampak pasca-perang, Reza Pahlavi (65), putra mendiang Shah Iran, kembali muncul ke permukaan. Dari pengasingannya di Amerika Serikat,

Pahlavi menyerukan penggulingan Republik Islam dan menawarkan diri untuk memimpin transisi menuju demokrasi sekuler.

Melalui serangkaian pesan video di platform X, Pahlavi berupaya memposisikan dirinya sebagai figur pemersatu.