Faktakalbar.id, TRIESTE – Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Prabu Siliwangi-321 mulai menjalani sea trial atau uji pelayaran perdana.
Kapal bertolak dari galangan Fincantieri menuju dermaga North Side Arsenale Italian Navy, Kamis (08/01/2026).
Baca Juga: Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Bekali 58 Kadet KKRI, Tekankan Disiplin dan Jiwa Pengabdian
Pelayaran ini menjadi momen penting karena untuk pertama kalinya kapal diawaki langsung oleh personel baru di bawah komando Komandan KRI Prabu Siliwangi-321, Kolonel Laut (P) Kurniawan Koes Atmadja.
Sebelum kapal bertolak, Komandan KRI memimpin briefing kepada seluruh prajurit.
Ia menekankan aspek keselamatan, pembagian tugas jaga, serta tahapan-tahapan sea trial yang akan dilalui.
Selama pelayaran, pengujian difokuskan pada pengecekan fungsi sistem utama kapal.
Pengecekan ini meliputi sistem pendorongan (propulsion), kemudi, navigasi, hingga komunikasi internal. Kapal juga diuji pada berbagai variasi kecepatan dan manuver.
Hal ini dilakukan untuk mengenali karakteristik kapal sekaligus melatih koordinasi antarbagian, khususnya antara anjungan dan kamar mesin.
Kolonel Kurniawan menegaskan, sea trial ini dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran langsung bagi para pengawak baru.
Baca Juga: Batch Pertama Segera Tiba, Tiga Jet Tempur Rafale Indonesia Siap Dikirim
Tujuannya agar personel mampu memahami prosedur pengoperasian kapal secara terpadu dan profesional.
Dalam evaluasi singkatnya, Komandan KRI menyatakan bahwa kegiatan perdana ini merupakan tahap awal pembentukan soliditas tim serta penguasaan kapal secara menyeluruh.
Hasil kegiatan menunjukkan kesiapan awal yang baik dari para pengawak.
Selanjutnya, kemampuan ini akan terus ditingkatkan melalui rangkaian sea trial lanjutan hingga kapal dinyatakan siap beroperasi penuh.
Terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali, dalam berbagai kesempatan menegaskan komitmen TNI AL dalam memperkuat armada.
















