Target Meleset, Menkeu Purbaya Akui Ekonomi Kuartal IV 2025 Hanya Tumbuh 5,45% di Tengah Tekanan Rupiah

"Menkeu Purbaya merevisi target ekonomi Kuartal IV 2025 dari 5,7% menjadi 5,45%. Simak data lengkap fluktuasi ekonomi dan tekanan rupiah di Rp 16.475 yang membayangi target tahunan."
Menkeu Purbaya merevisi target ekonomi Kuartal IV 2025 dari 5,7% menjadi 5,45%. Simak data lengkap fluktuasi ekonomi dan tekanan rupiah di Rp 16.475 yang membayangi target tahunan. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, NASIONAL – Optimisme pemerintah terkait lonjakan pertumbuhan ekonomi di penghujung tahun 2025 terbentur realitas.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi Kuartal IV-2025 menjadi 5,45%, meleset dari target ambisius 5,7% yang digembar-gemborkan sebelumnya.

Dalam konferensi pers APBN Kita di Jakarta, Kamis (8/1/2026), Purbaya mengakui bahwa angka tersebut berada di bawah janji pemerintah.

“Mungkin triwulan keempat di atas 5 persen, mendekati lima. Kira-kira 5,45% kalau tidak ada perubahan. Di bawah janji ya, tapi lumayan masih lebih tinggi dibanding triwulan sebelumnya,” ungkap Purbaya.

Baca Juga: Menkeu Purbaya: Tidak Ada Insentif Pajak untuk Aksi Korporasi BUMN

Tren Fluktuatif dan Tekanan Kurs

Revisi ini mematahkan keyakinan Menkeu pada November 2025 lalu yang mengklaim ekonomi akan melejit hingga 5,7% berkat stimulus pemerintah.

Data menunjukkan tren pertumbuhan ekonomi sepanjang 2025 bergerak fluktuatif:

  • Kuartal I: 4,87%
  • Kuartal II: 5,12%
  • Kuartal III: Melambat ke 5,04%

Meskipun Menkeu mengklaim stabilitas makroekonomi terjaga dengan inflasi 2,9% pada Desember 2025, indikator nilai tukar menunjukkan tekanan serius.

Rupiah terpantau melemah di level Rp 16.475 per dolar AS secara year to date.

Pelemahan kurs ini menjadi catatan kritis di tengah klaim pertumbuhan, mengingat dampaknya terhadap biaya impor dan daya beli masyarakat.