Kalbar Jadi Lokasi Hilirisasi Peternakan Ayam Terintegrasi, Groundbreaking Januari 2026

Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, saat menerima audiensi CEO Firmansyah Khatulistiwa Group terkait rencana groundbreaking di ruang kerjanya, Senin (5/1).
Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, saat menerima audiensi CEO Firmansyah Khatulistiwa Group terkait rencana groundbreaking di ruang kerjanya, Senin (5/1). (Dok. Biro Adpim Kalbar)

“Diharapkan program ini dapat membantu masyarakat, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan daging dan telur ayam, sehingga harga yang diterima masyarakat tetap terjangkau dengan kualitas yang baik,” ujarnya.

Agenda Nasional Dibuka Presiden

Dalam kesempatan yang sama, CEO Firmansyah Khatulistiwa Group, Hendra Firmansyah, menjelaskan teknis pelaksanaan acara.

Kegiatan groundbreaking secara nasional rencananya akan dipusatkan di Jawa Timur dan dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia.

Baca Juga: Daftar 18 Proyek Hilirisasi, dari Bauksit Mempawah Hingga Aspal Buton

Sementara itu, para kepala daerah di provinsi lainnya, termasuk Gubernur Kalbar, dijadwalkan mengikuti prosesi tersebut secara virtual.

“Groundbreaking hilirisasi peternakan ayam terintegrasi akan dilaksanakan di Kabupaten Landak, tepatnya di Kawasan Industri Mandor. Program ini dilaksanakan serentak di 13 provinsi dan akan dibuka langsung oleh Bapak Presiden. Kami berharap Bapak Gubernur dapat mengikuti kegiatan ini,” kata Hendra.

Adapun tujuan utama dari program ini adalah mendukung pemerataan pembangunan di sektor peternakan, mengatasi potensi kelangkaan daging ayam dan telur, serta mendorong penciptaan lapangan kerja baru di daerah, sebagaimana yang menjadi fokus Kementerian Pertanian saat ini.

(*Red)