ungkap salah satu perwakilan sekolah.
Hari pertama sekolah ini dimanfaatkan para guru untuk pendekatan psikososial (trauma healing) sederhana.
Tidak ada pelajaran berat; waktu diisi dengan saling bertukar cerita mengenai pengalaman mereka selama bencana.
Momen kebersamaan juga terlihat saat jam makan siang, di mana para guru berbagi bekal dengan siswa yang tidak membawa makanan, menciptakan suasana kekeluargaan yang erat di tengah musibah.
Pihak sekolah berharap proses pemulihan pascabencana mendapat dukungan penuh dari pemerintah agar sarana dan prasarana pendidikan di SDN 1 Karang Baru dapat segera kembali normal.
(ra)












