Faktakalbar.id, PADANG PARIAMAN – Bencana hidrometeorologi basah kembali melanda wilayah Sumatera Barat. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan kejadian banjir yang menerjang Kabupaten Padang Pariaman pada Jumat (2/1/2026) sekitar pukul 08.00 WIB.
Banjir tersebut melanda empat nagari yang tersebar di tiga kecamatan. Wilayah yang terdampak meliputi Nagari Sikabu Lubuak Aluang di Kecamatan Lubuak Aluang, Nagari Kasang di Kecamatan Batang Anai, serta Nagari Kampung Galapuang Ulakan dan Nagari Sungai Gimba Ulakan di Kecamatan Ulakan Tapakih.
Baca Juga: Awal 2026, BNPB Laporkan 5 Kejadian Bencana Baru Dominasi Banjir dan Longsor
Data BNPB hingga Minggu (4/1) pagi mencatat, banjir Padang Pariaman ini mengakibatkan 50 unit rumah terendam air. Sebanyak 50 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 80 jiwa dilaporkan terdampak langsung oleh genangan air tersebut.
Merespons kejadian ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Padang Pariaman bergerak cepat melakukan evakuasi warga.
Posko pengungsian telah didirikan di beberapa titik aman, termasuk di sebuah musala dan gedung Taman Kanak-Kanak (TK) di Nagari Kampuang Galapuang.
















