4. New York, Amerika Serikat
Di belahan bumi lain, New York tetap setia dengan tradisi klasiknya yang mendunia. Ratusan ribu orang rela berdesakan di jalanan demi menyaksikan momen penurunan bola (ball drop) di Times Square.
Tradisi hitung mundur ini memiliki daya tarik magis yang menyedot perhatian jutaan pasang mata di seluruh dunia, baik yang hadir langsung maupun yang menonton melalui siaran televisi.
5. London, Inggris
London memanfaatkan Sungai Thames sebagai panggung utama pesta cahaya mereka. Ikon kota seperti London Eye dan Big Ben menjadi latar belakang yang dramatis saat langit Inggris berwarna-warni.
Pemerintah kota tidak hanya menyajikan kembang api, tetapi juga menggelar berbagai pesta jalanan, konser musik, dan acara budaya yang berlangsung semarak hingga dini hari.
6. Edinburgh, Skotlandia
Bagi pencari pengalaman budaya, Edinburgh menawarkan Festival Hogmanay. Ini adalah perayaan tahun baru khas Skotlandia yang berlangsung selama beberapa hari.
Kembang api meletus indah di atas Kastil Edinburgh yang bersejarah, menciptakan pemandangan yang epik. Kemeriahan semakin terasa dengan adanya prosesi obor dan tarian tradisional yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat setempat.
7. Cape Town, Afrika Selatan
Cape Town menutup daftar ini dengan perpaduan sempurna antara keindahan alam dan gemerlap kota. V&A Waterfront menjadi lokasi utama peluncuran kembang api dengan latar belakang Gunung Table (Table Mountain).
Pengunjung dapat menikmati suasana pasar terbuka, festival kuliner, hingga pesta di atas kapal sambil menunggu detik-detik pergantian tahun di ujung selatan benua Afrika.
(*Sari)
















