5. Arab Saudi dan Negara Islam
Negara-negara dengan mayoritas penduduk muslim seperti Arab Saudi lebih memprioritaskan Tahun Baru Hijriah. Momen ini menandai peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW. Umat Islam memperingatinya setiap tanggal 1 Muharram dengan doa dan refleksi diri, bukan dengan pesta pora.
6. India
India yang memiliki keragaman budaya merayakan tahun baru di tanggal yang bervariasi. Misalnya, warga Andhra Pradesh merayakan Ugadi pada Maret atau April. Sementara itu, umat Sikh merayakan Vaisakhi pada bulan April.
7. Sri Lanka
Masyarakat Sri Lanka merayakan Tahun Baru Sinhala dan Tamil pada pertengahan April. Momen ini menandai berakhirnya musim panen. Warga mengisi perayaan dengan permainan tradisional dan ritual budaya sebagai simbol kemakmuran.
8. Nepal
Nepal menggunakan kalender Bikram Sambat yang hitungannya sekitar 57 tahun lebih maju dari kalender Masehi. Warga Nepal biasanya merayakan pergantian tahun pada bulan April dengan parade budaya di jalan-jalan Kathmandu.
Baca Juga: 8 Negara Asia Favorit Wisatawan Asing
9. Ethiopia
Negara di Afrika Timur ini memiliki kalender unik yang selisihnya tujuh hingga delapan tahun dari kalender Masehi. Mereka merayakan tahun baru bernama Enkutatash pada bulan September, bertepatan dengan akhir musim hujan.
Keberagaman tradisi ini menunjukkan bahwa 1 Januari hanyalah salah satu versi dari sekian banyak cara manusia menandai waktu. Setiap budaya memiliki cara unik tersendiri untuk menutup lembaran lama dan menyambut harapan baru.
(*Sari)
















