Aceh Diguncang 11 Kali Gempa Sejak Dini Hari, Status Gunung Bur Ni Telong Naik Jadi Siaga

BMKG catat 11 kali gempa di Aceh terjadi sejak Rabu dini hari (31/12).
BMKG catat 11 kali gempa di Aceh terjadi sejak Rabu dini hari (31/12). (Dok. BMKG)

Baca Juga: Tim Gabungan Pastikan Distribusi Air Bersih Jangkau Warga Terdampak Bencana di Aceh Tamiang

Penyebab dan Dampak pada Gunung Api

Menurut Andi, rentetan gempa di Aceh hari ini dipicu oleh aktivitas sesar aktif, baik yang berada di darat maupun di laut.

“BMKG sampai saat ini terus melakukan monitoring aktivitas-aktivitas kegempaan yang terjadi, khususnya di wilayah Aceh,” ujarnya.

Aktivitas tektonik ini ternyata berdampak langsung pada stabilitas vulkanik. Andi menyebutkan, merujuk informasi Badan Geologi Kementerian ESDM, gempa tektonik sejak Selasa (30/12) malam telah memicu peningkatan aktivitas Gunung Bur Ni Telong di Bener Meriah.

Akibat gempa vulkanik yang intensif di sekitar gunung, status Gunung Bur Ni Telong resmi dinaikkan dari Waspada menjadi Siaga (Level III). Langkah mitigasi darurat telah diambil, di mana masyarakat di kawasan rawan mulai diungsikan ke tempat aman.

“Dalam kesempatan ini, saya mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan jangan terpengaruh oleh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” tutup Andi.

(*Red)