Peserta Melonjak Dua Kali Lipat, Walk in Interview KIPP Diikuti Ratusan Pencari Kerja

Putra Putri Kalimantan Barat antusias menghadiri walk in interview Kawasan Industri Pulau Penebang (KIPP) di Universitas OSO. Lebih dari 200 peserta antusias mencari peluang ke jenjang karier yang menjanjikan.
Putra Putri Kalimantan Barat antusias menghadiri walk in interview Kawasan Industri Pulau Penebang (KIPP) di Universitas OSO. Lebih dari 200 peserta antusias mencari peluang ke jenjang karier yang menjanjikan. (Dok. HO/Faktakalbar.id)

Faktakalbar.id, PONTIANAK –  Proyek Strategis Nasional (PSN) Kawasan Industri Pulau Penebang (KIPP) kembali menggelar Walk in Interview KIPP yang berlangsung di Universitas OSO Pontianak, Senin (29/12/2025).

Baca Juga: Jemput Peluang Proyek Strategis Nasional, Insinyur Muda Kalbar Sambut Kesempatan Kerja di Kawasan Industri Pulau Penebang

Kegiatan ini merupakan langkah konkret perusahaan dalam membuka peluang kerja seluas-luasnya bagi putra-putri daerah.

Pelaksanaan di Universitas OSO ini tercatat sebagai gelaran kedua, setelah sebelumnya KIPP sukses menyelenggarakan agenda serupa di Universitas Tanjungpura (Untan).

Salah satu kandidat mengikuti proses seleksi dalam kegiatan walk in interview KIPP di Universitas OSO Pontianak. Peserta dapat secara langsung melakukan wawancara untuk mengisi 20 posisi yang dibuka, mulai dari apoteker, environmental foreman, hingga geotech foreman.
Salah satu kandidat mengikuti proses seleksi dalam kegiatan walk in interview KIPP di Universitas OSO Pontianak. Peserta dapat secara langsung melakukan wawancara untuk mengisi 20 posisi yang dibuka, mulai dari apoteker, environmental foreman, hingga geotech foreman. (Dok. HO/Faktakalbar.id)

Berdasarkan data di lapangan, Walk in Interview KIPP kali ini mendapat sambutan yang jauh lebih meriah dibandingkan kegiatan perdananya.

Peningkatan jumlah peserta ini mengindikasikan tingginya minat masyarakat Kalimantan Barat untuk berkontribusi dalam proyek berskala nasional tersebut.

Para peserta datang dengan persiapan matang untuk mengikuti proses wawancara secara langsung di lokasi.

Dalam kesempatan ini, KIPP membuka lowongan untuk mengisi 20 posisi strategis yang dibutuhkan perusahaan. Formasi yang ditawarkan cukup beragam, mencakup berbagai disiplin ilmu dan keahlian teknis.

Baca Juga: Pembangunan Kawasan Industri Pulau Penebang Prioritaskan Lingkungan dan Manfaat Masyarakat

Langkah jemput bola melalui rekrutmen di kampus-kampus ini dinilai efektif untuk menjaring talenta muda berbakat. Selain itu, inisiatif ini sejalan dengan visi jangka panjang pengembangan kawasan industri.

Proses wawancara walk in interview Kawasan Industri Pulau Penebang (KIPP) di Universitas OSO Pontianak terlihat kondusif. Inisiatif ini diharapkan dapat memperkuat penyerapan tenaga kerja lokal dan mendukung pertumbuhan industri di Kalimantan Barat.
Proses wawancara walk in interview Kawasan Industri Pulau Penebang (KIPP) di Universitas OSO Pontianak terlihat kondusif. Inisiatif ini diharapkan dapat memperkuat penyerapan tenaga kerja lokal dan mendukung pertumbuhan industri di Kalimantan Barat. (Dok. HO/Faktakalbar.id)

Dengan suksesnya penyelenggaraan di dua universitas besar di Pontianak, KIPP berkomitmen untuk terus memprioritaskan tenaga kerja lokal dalam operasional Proyek Strategis Nasional tersebut.

(*Red)